Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PENDIDIKAN · 27 Jun 2025 00:07 WIB ·

Prof. Iin Mayasari Dikukuhkan, Paramadina Cetak Guru Besar Unggul


					Prof. Iin Mayasari Dikukuhkan, Paramadina Cetak Guru Besar Unggul Perbesar

Prof. Iin Mayasari Dikukuhkan, Paramadina Cetak Guru Besar Unggul

Cipayung [DESA MERDEKA] – Universitas Paramadina Cipayung kembali mengukuhkan Guru Besar baru, Prof. Dr. Iin Mayasari, MM, M.Si, pada Kamis (26/6/2025). Pengukuhan ini menjadi tonggak penting bagi institusi dalam melahirkan akademisi berdedikasi yang siap membina generasi intelektual masa depan.

Acara khidmat ini dihadiri civitas akademika, perwakilan LLDIKTI Wilayah III, tokoh pendidikan, dan pimpinan yayasan. Momen ini menegaskan konsistensi Universitas Paramadina dalam menjaga mutu akademik serta menunjukkan ketekunan dan dedikasi di dunia pendidikan tinggi.

Rektor Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, mengungkapkan kebanggaannya atas transformasi kampus yang berhasil mengukuhkan tiga Guru Besar dalam enam bulan terakhir. Ada 14 Lektor Kepala yang siap menyusul, demi memperkuat tradisi keilmuan dan pemikiran kritis di kampus.

Ketua Umum Yayasan Wakaf Paramadina, Hendro Martowardojo, menyoroti perjalanan intelektual Prof. Iin sebagai simbol mobilitas ilmuwan perempuan yang membawa nilai-nilai inklusif, humanis, dan berbasis keilmuan Paramadina. Prof. Iin dianggap merepresentasikan wajah Paramadina yang menjunjung nilai kemanusiaan dan kemajuan intelektual.

Dari perspektif kelembagaan, Plt Kepala LLDIKTI Wilayah III, Tri Munanto, mengapresiasi pencapaian ini sebagai langkah strategis untuk menjawab tantangan zaman, khususnya di bidang lingkungan dan sosial.

Prof. Iin Mayasari Dikukuhkan, Paramadina Cetak Guru Besar Unggul, Kamis (26/06/2025) di Universitas Paramadina Cipayung.

Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Iin Mayasari menyerukan pentingnya perubahan paradigma konsumen Indonesia agar tidak hanya menuntut hak, tetapi juga sadar akan kewajibannya terhadap masyarakat dan lingkungan.

Ia menegaskan bahwa perilaku konsumen mencerminkan pilihan moral dan sosial, di mana tanggung jawab sosial adalah bentuk kesadaran akan konsekuensi publik dari konsumsi pribadi.

Prof. Iin juga menyoroti fenomena gaya hidup konsumtif, flexing, dan konsumsi adiktif yang marak terjadi. Menurutnya, kesadaran konsumen perlu dibentuk sejak dini melalui regulasi, institusi pendidikan, keluarga, dan media sosial.

Ia menekankan bahwa menjadi konsumen bertanggung jawab bukanlah soal daya beli, melainkan keberanian mengambil keputusan etis.

Untuk itu, ia mengusulkan penguatan kurikulum berbasis nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemodernan di Universitas Paramadina, demi mencetak generasi konsumen yang cerdas secara ekonomi dan empatik secara sosial.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 119 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ijon Proyek Pendidikan : Benalu Baru di Sekolah Desa Bekasi

5 Mei 2026 - 09:42 WIB

BRI Peduli Gelar Kelas Inspirasi, Bagikan Alat Tulis ke Siswa SDN 104 Langensari Bandung

4 Mei 2026 - 09:18 WIB

Matikan TV Jauhkan Gawai: Budaya Baru Desa Banjaran

4 Mei 2026 - 05:15 WIB

Gedung Mewah Batusangkar: Harapan Baru Bagi Pemuda Pelosok

28 April 2026 - 20:50 WIB

Strategi Triple Readiness: Kunci Lulusan Sarjana Membangun Desa

26 April 2026 - 06:03 WIB

Siswa SMK Bawen Guncang Dunia Tani Lewat Inovasi

24 April 2026 - 05:45 WIB

Trending di PENDIDIKAN