Jakarta [Desa Merdeka] – Universitas Paramadina dengan bangga mengukuhkan Prof. Ahmad Azmy sebagai Guru Besar dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia Strategis pada Rabu (04/062025).
Dalam pidato ilmiahnya, Prof. Azmy menyoroti esensi “Employee Happiness Strategy” sebagai pilar utama peningkatan kinerja organisasi dan pencapaian “Indonesia Sejahtera”.
Prof. Azmy menekankan bahwa kebahagiaan karyawan bukan sekadar emosi, melainkan faktor yang secara langsung berkorelasi dengan peningkatan produktivitas dan profitabilitas perusahaan. “Korelasi kebahagiaan dalam bekerja pasti akan mengarah pada tren kenaikan laba,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa indeks kebahagiaan bahkan dapat menjadi tolak ukur strategis untuk mengukur kinerja organisasi, baik dari segi keuangan maupun kepuasan pelanggan. Manajer juga memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang positif, menjadikan kesejahteraan psikologis karyawan sebagai prioritas utama.

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, mengapresiasi pencapaian Prof. Azmy, mencatat bahwa hanya sekitar 2% dosen di Indonesia yang meraih gelar Guru Besar. Beliau berharap pencapaian ini memicu lebih banyak dosen Paramadina untuk menyusul dalam waktu dekat.
Perwakilan LLDIKTI Wilayah 3, Dian Rusdiana, S.Pd, M.Pd, turut menyampaikan penghargaan atas kontribusi Prof. Azmy bagi institusi dan dunia pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya dalam bidang manajemen SDM yang vital bagi transformasi organisasi.
Ketua Yayasan Wakaf Paramadina, Dr. Ir. Arif Budimanta, M.Sc, menambahkan bahwa riset Prof. Azmy sejalan dengan visi para pendiri bangsa, di mana kebahagiaan karyawan merupakan sebab dan akibat dari tercapainya masyarakat adil dan makmur. Produktivitas dan keadilan ekonomi dapat tumbuh dari kebahagiaan ini.
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, juga hadir dan menyoroti pentingnya integritas dan meritokrasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang memuaskan. Meritokrasi, menurut Anies, menghadirkan kesetaraan kesempatan dan penghargaan atas prestasi, yang menjadi dasar kepuasan dalam organisasi dan masyarakat. Ia juga memuji peran Universitas Paramadina sebagai pelopor dalam menanamkan nilai integritas melalui kurikulum antikorupsi.
Pengukuhan Prof. Ahmad Azmy ini menandai pencapaian penting bagi Universitas Paramadina, memperkuat reputasinya sebagai institusi akademik yang berkomitmen memajukan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia yang humanis dan visioner.

Penggiat Desa. Lakukan yang Perlu saja (Prioritas).
Kita Gak perlu memenangkan semua Pertempuran.
Tinggal di Padang Pariaman, Sumatera Barat.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.