Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 14 Mei 2025 13:51 WIB ·

Polisi Bekasi Sambangi Lansia 120 Tahun, Beri Bantuan Tulus


					<em>Kapolsek Pebayuran, AKP Iing Suhaery (kanan), menyerahkan bantuan paket sembako kepada Nenek Tami (tengah), lansia berusia 120 tahun, di kediamannya di Kampung Kedung Lontong, Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (14/05/2025). Kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian Polsek Pebayuran terhadap warga lanjut usia yang membutuhkan uluran tangan. Tampak hadir pula pekerja sosial masyarakat (PSM), aparatur desa, dan perwakilan karang taruna.</em> Perbesar

Kapolsek Pebayuran, AKP Iing Suhaery (kanan), menyerahkan bantuan paket sembako kepada Nenek Tami (tengah), lansia berusia 120 tahun, di kediamannya di Kampung Kedung Lontong, Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (14/05/2025). Kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian Polsek Pebayuran terhadap warga lanjut usia yang membutuhkan uluran tangan. Tampak hadir pula pekerja sosial masyarakat (PSM), aparatur desa, dan perwakilan karang taruna.

Pebayuran, Bekasi [DESA MERDEKA] – Ada pemandangan menghangatkan hati di Kampung Kedung Lontong, Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu (14/05/2025). Di tengah kesibukan menjaga keamanan dan ketertiban, Kapolsek Pebayuran, AKP Iing Suhaery, bersama jajarannya menyempatkan diri menyambangi seorang lansia istimewa, Nenek Tami. Usianya tak lagi muda, menginjak 120 tahun, namun semangat hidupnya tetap terpancar meski tinggal seorang diri dalam keterbatasan.

Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Kedatangan rombongan kepolisian ini membawa serta sebentuk kepedulian nyata berupa paket sembako. Bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan mie instan itu diserahkan langsung oleh AKP Iing Suhaery kepada Nenek Tami di kediamannya. Raut bahagia terpancar dari wajah keriput Nenek Tami saat menerima uluran kasih dari anggota Polri tersebut.

AKP Iing Suhaery menuturkan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud empati dan tanggung jawab Polsek Pebayuran terhadap warga, terutama mereka yang berada di usia senja dan hidup dalam kondisi yang membutuhkan perhatian lebih. “Kami berharap bantuan yang sederhana ini dapat sedikit meringankan beban hidup Nenek Tami. Lebih dari itu, kami juga ingin menumbuhkan rasa kepedulian di tengah masyarakat agar kita semua tergerak untuk saling membantu,” ungkapnya dengan tulus.

Momen kebersamaan itu terasa begitu akrab. AKP Iing dan jajarannya berbincang hangat dengan Nenek Tami, mendengarkan cerita-cerita masa lalunya, dan memberikan semangat. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat, khususnya menyentuh lansia seperti Nenek Tami, memberikan kesan bahwa polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat yang peduli dan mengayomi.

Kegiatan sosial ini turut disaksikan oleh pekerja sosial masyarakat (PSM), aparatur desa setempat, serta perwakilan karang taruna. Sinergi antara kepolisian, perangkat desa, dan organisasi masyarakat ini menunjukkan adanya kepedulian kolektif terhadap kesejahteraan warga.

Warga sekitar yang menyaksikan momen tersebut menyambut baik inisiatif Polsek Pebayuran. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau warga lain yang juga membutuhkan uluran tangan. Kisah Nenek Tami dan kepedulian Polsek Pebayuran ini menjadi contoh inspiratif tentang pentingnya berbagi dan hadir untuk sesama, menciptakan harmoni dan mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menantang Ombak Pesisir Domas Lewat Racikan Probiotik Kampus

22 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Gadai Bawah Tangan: Benturan Transaksi Informal dengan Hukum Formal

21 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Tragedi Desa Sugi: Trauma Mafia Tanah dan Apatisme Nelayan Mangrove

12 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Melawan Kemustahilan: Napas Gerilya Sepak Bola Akar Rumput Sumbar

22 September 2026 - 11:02 WIB

Trending di RAGAM