Bantaeng, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] – Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, kini tengah bersiap menggelar pesta demokrasi tingkat desa yang dijadwalkan pada 30 Oktober 2025. Hingga hari kelima pendaftaran dibuka, lima nama telah resmi menyatakan diri siap bertarung di tiga desa berbeda, yakni Desa Pattallassang, Bonto-Bontoa, dan Balumbung.
Fenomena menarik muncul di tengah proses pendaftaran ini. Salah satu kandidat di Desa Pattallassang, H. Andi Zubair, SH, resmi mendaftar melalui kuasa menantunya karena dirinya sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci. Hal ini menjadi bukti bahwa jarak dan ibadah tidak menyurutkan niat untuk berkontribusi bagi desa.

Dinamika Pendaftar: Antara Petahana dan Penantang Baru
Antusiasme warga terlihat cukup tinggi, terutama di Desa Balumbung. Di sana, petahana Muh. Amiruddin akan mendapatkan tantangan dari Muhammad Anas. Ketua Panitia Pilkades Balumbung, Kamiruddin, S.T.P., mengonfirmasi bahwa kedua bakal calon tersebut sudah mengambil dan mulai melengkapi formulir pendaftaran.
Sementara itu, di Desa Bonto-Bontoa, satu nama yakni Muh. Ramli sudah resmi mendaftar. Panitia setempat, Rusli Faisal, menyebutkan masih ada dua nama lagi yang dijadwalkan mendaftar pada Jumat mendatang. Pendaftaran ini sendiri masih akan terus dibuka secara luas hingga batas akhir pada 18 Juli mendatang.

Integritas Panitia dan Masa Depan Desa
Berbeda dengan kontestasi politik tingkat tinggi yang sering kali menegangkan, Kapolsek Tompobulu AKP Syafaruddin justru mendorong agar Pilkades ini menjadi ajang “pesta” yang sesungguhnya—penuh sukacita dan jauh dari perpecahan. Ia aktif memantau kondisi di lapangan untuk memastikan suasana tetap kondusif.
“Mari kita ciptakan keamanan dengan riang gembira. Panitia harus menjaga netralitas dan mengedepankan nilai kekeluargaan,” tegas AKP Syafaruddin. Pesan ini menjadi penting mengingat para kontestan adalah bagian dari komunitas kecil yang akan terus berinteraksi satu sama lain meski pemilihan telah usai.
Pemilihan periode ini juga menjadi sangat krusial karena akan merujuk pada regulasi terbaru terkait masa jabatan kepala desa, yang diproyeksikan mencakup periode 2023-2032. Kedewasaan politik warga Tompobulu diharapkan menjadi cermin bagi pelaksanaan pemilu nasional yang akan digelar beberapa bulan setelahnya pada Februari 2024.



Hasan Habibu Lahir di Bantaeng Sulawesi Selatan 1 Januari 1975.
Pendidikan S1 STAI Al-furqan Makasar / Jurusan Pendidikan Agama Islam. lulus tahun 2016
Selain sebagai Pendamping Lokal Desa beberapa Organisasipun terlibat di dalamnya, DA’I KAMTIBMAS POLRES BANTAENG bidang KOMUNIKASI ANTAR LEMBAGA, FORUM DA’I POLSEK TOMPOBULU SBG PENASEHAT, IKATAN PELAJAR MUHAMNADIYAH SBG ANGGOTA.
Beberapa penghargaan di raih seperti juara terbaik dua Tingkat Kabupaten Bantaeng Sebagai Tim Pengelolah Kegiatan / TPK 2011. Penghargaan Kapolres sebagai Relawan Covid-19 tahun 2020.
Penghargaan MPR RI dalam sosialisasi Pancasila dan UUD 45 Negara kesatuan RI dan bhinneka tunggal Ika tahun 2011. Dll


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.