Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

POLITIK · 10 Jul 2023 15:03 WIB ·

Pilkades Tompobulu: Pesta Demokrasi Damai Berbalut Nilai Kekeluargaan


					Pilkades Tompobulu: Pesta Demokrasi Damai Berbalut Nilai Kekeluargaan Perbesar

Bantaeng, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] – Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, kini tengah bersiap menggelar pesta demokrasi tingkat desa yang dijadwalkan pada 30 Oktober 2025. Hingga hari kelima pendaftaran dibuka, lima nama telah resmi menyatakan diri siap bertarung di tiga desa berbeda, yakni Desa Pattallassang, Bonto-Bontoa, dan Balumbung.

Fenomena menarik muncul di tengah proses pendaftaran ini. Salah satu kandidat di Desa Pattallassang, H. Andi Zubair, SH, resmi mendaftar melalui kuasa menantunya karena dirinya sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci. Hal ini menjadi bukti bahwa jarak dan ibadah tidak menyurutkan niat untuk berkontribusi bagi desa.

Dinamika Pendaftar: Antara Petahana dan Penantang Baru
Antusiasme warga terlihat cukup tinggi, terutama di Desa Balumbung. Di sana, petahana Muh. Amiruddin akan mendapatkan tantangan dari Muhammad Anas. Ketua Panitia Pilkades Balumbung, Kamiruddin, S.T.P., mengonfirmasi bahwa kedua bakal calon tersebut sudah mengambil dan mulai melengkapi formulir pendaftaran.

Sementara itu, di Desa Bonto-Bontoa, satu nama yakni Muh. Ramli sudah resmi mendaftar. Panitia setempat, Rusli Faisal, menyebutkan masih ada dua nama lagi yang dijadwalkan mendaftar pada Jumat mendatang. Pendaftaran ini sendiri masih akan terus dibuka secara luas hingga batas akhir pada 18 Juli mendatang.

Integritas Panitia dan Masa Depan Desa
Berbeda dengan kontestasi politik tingkat tinggi yang sering kali menegangkan, Kapolsek Tompobulu AKP Syafaruddin justru mendorong agar Pilkades ini menjadi ajang “pesta” yang sesungguhnya—penuh sukacita dan jauh dari perpecahan. Ia aktif memantau kondisi di lapangan untuk memastikan suasana tetap kondusif.

“Mari kita ciptakan keamanan dengan riang gembira. Panitia harus menjaga netralitas dan mengedepankan nilai kekeluargaan,” tegas AKP Syafaruddin. Pesan ini menjadi penting mengingat para kontestan adalah bagian dari komunitas kecil yang akan terus berinteraksi satu sama lain meski pemilihan telah usai.

Pemilihan periode ini juga menjadi sangat krusial karena akan merujuk pada regulasi terbaru terkait masa jabatan kepala desa, yang diproyeksikan mencakup periode 2023-2032. Kedewasaan politik warga Tompobulu diharapkan menjadi cermin bagi pelaksanaan pemilu nasional yang akan digelar beberapa bulan setelahnya pada Februari 2024.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 392 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dilema Fiskal Malaka di Tengah Klaim Program Miliaran

27 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Menembus Tembok Parlemen: Ikhtiar Politik Perempuan Minang

15 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Mengapa Plh Kades Dukuh Subang Tebar Peringatan Netralitas?

8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Gelombang Gen Z Guncang Benteng Petahana Desa Tamansari

20 September 2026 - 18:26 WIB

Peta Senyap di Karanghaur: Menakar Realitas Politik Panggung Desa

16 September 2026 - 16:15 WIB

Kas Provinsi Seret, Pemprov Sumbar Sabet Retribusi Surfing Mentawai

15 September 2026 - 19:48 WIB

Trending di POLITIK