Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

RAGAM · 24 Agu 2024 23:22 WIB ·

Piala Gubernur Sumbar: Arena Pencarian Robin Hood Tanah Minang


					Piala Gubernur Sumbar: Arena Pencarian Robin Hood Tanah Minang Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Lapangan Kompleks GOR H. Agus Salim mendadak riuh oleh deru anak panah yang membelah udara. Di bawah terik matahari Padang, ratusan pemanah dari berbagai penjuru Sumatra Barat berkumpul bukan sekadar untuk merayakan HUT RI ke-79, melainkan untuk membuktikan siapa yang layak menyandang gelar terbaik dalam Kejuaraan Memanah Piala Gubernur Sumatra Barat 2024.

Ajang yang diinisiasi oleh Minangkabau Archery Club (MAC) pada 24–25 Agustus 2024 ini menjadi oase bagi para atlet lokal. Dari kategori anak-anak di jarak 15 meter hingga kategori dewasa yang menantang akurasi di jarak 50 meter, kompetisi ini menunjukkan bahwa minat terhadap olahraga ketangkasan ini kian tumbuh subur di ranah Minang.

Mencetak Atlet Berstandar Internasional
Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Datuak Marajo, melihat kejuaraan ini sebagai instrumen penting dalam memetakan kualitas atlet daerah. Baginya, papan target di lapangan bukan sekadar sasaran skor, melainkan standar ukur sejauh mana pembinaan olahraga panahan di Sumatra Barat telah melangkah.

“Kita butuh ajang seperti ini untuk menjaring bibit berbakat. Harapannya, mereka tidak hanya jago di tingkat daerah, tapi mampu menembus kancah nasional hingga internasional,” ujar Mahyeldi dengan nada optimistis. Beliau pun mendorong agar kompetisi serupa menjadi agenda rutin tahunan demi menjaga ritme semangat berlatih para atlet.

Solidaritas di Balik Busur Panah
Senada dengan Gubernur, Ketua MAC, Tasliatul Fuadi, menekankan bahwa inti dari kejuaraan ini adalah penguatan ekosistem panahan. Kompetisi ini menjadi jembatan silaturahmi antar-klub yang selama ini berlatih secara mandiri. Dengan membawa ratusan peserta, MAC ingin menciptakan atmosfer kompetisi yang sehat namun tetap penuh kekeluargaan.

Ketua Panitia, Darma Hendra, menambahkan bahwa tingginya antusiasme peserta menjadi sinyal positif bagi klub-klub memanah di Sumatra Barat untuk terus meningkatkan kualitas manajerial dan kepelatihan mereka. Dengan standar kompetisi yang makin baik, diharapkan Sumatra Barat segera memiliki stok atlet yang siap diterjunkan dalam berbagai ajang bergengsi lainnya di masa depan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 23: Melestarikan Bahasa Daerah

13 Maret 2026 - 10:12 WIB

Misteri Pantai Laja’a: Ciri Fisik Akhiri Pencarian Panjang Djafar

13 Maret 2026 - 02:00 WIB

Privilese Raden Ardiwinata: Dobrak Birokrasi Kolonial di Usia 20

12 Maret 2026 - 21:57 WIB

Masjid Ereng-Ereng Kini Jadi Pusat Ekonomi Pemberdayaan Umat

12 Maret 2026 - 14:00 WIB

R.O. Ardiwinata: Bangsawan Sunda Pencetak Purwarupa Perikanan Indonesia

11 Maret 2026 - 20:04 WIB

Masjid Darul Huda Padang: Iktikaf Tertib Pakai Kartu Khusus

10 Maret 2026 - 17:24 WIB

Trending di RAGAM