Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 3 Jul 2025 16:05 WIB ·

Pencak Silat Indonesia: Menuju Panggung Olimpiade!


					Pencak Silat Indonesia: Menuju Panggung Olimpiade! Perbesar

Padang, Sumbar [DESA MERDEKA] Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo, menargetkan pencak silat Indonesia mampu tampil dan berjaya di ajang Olimpiade. Hal ini ia sampaikan dalam sambutannya saat pelantikan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasco Ruseimy, sebagai Ketua IPSI Sumbar periode 2025-2029.

Dito mengungkapkan, pemerintah telah melobi dan berdiskusi langsung dengan Presiden Komite Olimpiade Dunia terkait rencana besar ini. Menurutnya, pencak silat tak boleh hanya menjadi olahraga lokal atau sekadar perebutan medali di PON dan SEA Games. “Silat adalah diplomasi budaya. Kita ingin dia berdiri sejajar dengan karate, taekwondo, dan judo di Olimpiade. Itu sedang kita perjuangkan secara resmi,” tegasnya di Padang, Kamis (3/7/2025).

Sebagai salah satu provinsi dengan budaya dan tradisi silat yang kuat, Sumbar dinilai memiliki potensi besar. Menpora menganggap Sumbar sebagai “laboratorium hidup” untuk pengembangan silat ke depan, bukan hanya sebagai cabang olahraga, tetapi juga sebagai narasi budaya.

“Sumbar punya kekayaan filosofi tentang silat, ini tidak dimiliki daerah lain. Seharusnya di sini silat bisa lebih berkembang, baik dari segi olahraganya maupun budaya. Ini PR Ketua IPSI Sumbar ke depan,” kata Dito. Ia pun mendorong IPSI Sumbar untuk segera merancang konsep pengembangan pencak silat yang terstruktur dan berkelanjutan, bahkan menantang Vasco untuk mengajukan program konkret ke kementeriannya dalam waktu dekat. “Saya tunggu konsepnya. Jangan lama-lama. Kami siap dukung 1000 persen,” imbuhnya.

Menyambut dorongan tersebut, Ketua IPSI Sumbar, Vasco Ruseimy, menyatakan kesiapannya. Ia akan segera menyusun peta jalan pengembangan pencak silat Sumbar dari hulu ke hilir, mulai dari pelestarian silek tradisi hingga pembinaan atlet secara berjenjang. “Kami siap berkontribusi untuk membawa silat Indonesia ke level dunia,” ujarnya.

Vasco menegaskan, pendekatan yang akan dibangun tidak akan mengorbankan akar tradisi. Justru sebaliknya, nilai-nilai kearifan lokal akan menjadi panduan utama dalam menjalankan program. “Silat prestasi harus punya ruh. Ruh itu lahir dari silek tradisi Minang,” tegasnya. Dalam waktu dekat, Vasco akan membentuk tim kerja bersama tuo silek, pelatih, akademisi, dan pegiat olahraga untuk memformulasikan gagasan tersebut menjadi dokumen strategis. Ia berharap rencana ini mendapat dukungan penuh dari semua pihak terkait.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM