Sidoarjo, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Tunas Muda Desa Pilang punya cara sendiri untuk “membajak” perhatian pengguna jalan di depan Pendopo Kantor Desa Pilang, Wonoayu, Selasa (17/3/2026). Bukannya hura-hura, mereka justru membagikan 200 paket takjil gratis sebagai aksi nyata merawat kepekaan sosial di bulan suci Ramadhan.
Aksi bagi-bagi kue dan air minum ini bukan sekadar rutinitas musiman. Bagi mereka, ini adalah strategi jitu untuk merangkul lebih banyak anak muda di Desa Pilang agar tertarik berorganisasi. “Kami ingin menumbuhkan minat pemuda desa dalam berorganisasi melalui kegiatan positif yang langsung menyentuh masyarakat,” ujar Anas Rosidi, Ketua Karang Taruna Tunas Muda Desa Pilang.
Investasi Sosial dari Tepi Jalan
Kegiatan yang berpusat di Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo ini melibatkan sekitar 30 anggota aktif. Dengan membagikan paket berbuka kepada warga sekitar dan pengendara, para pemuda ini sedang membangun “investasi sosial” yang diharapkan menjadi amal jariyah berkelanjutan bagi seluruh anggota.
Langkah ini juga menjadi ajang pembuktian bahwa Karang Taruna desa bisa menjadi wadah kreatif yang bermanfaat, jauh dari kesan organisasi kaku. Melalui interaksi langsung di jalanan, mereka mencoba menghapus sekat antara perangkat desa, pemuda, dan warga.
Tradisi Berbagi: Solidaritas Pasca-Aksi
Usai memastikan seluruh takjil berpindah tangan, semangat kebersamaan ini berlanjut dengan agenda buka puasa bersama di Pendopo Kantor Desa Pilang. Momen santai ini dimanfaatkan untuk mempererat solidaritas internal anggota dan mengevaluasi gerakan sosial yang bisa dilakukan di masa mendatang.
“Semoga kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun. Fokus kami adalah terus merangkul pemuda desa agar lebih peduli pada lingkungan sekitar,” tambah Anas. Gerakan kecil di tepi jalan ini menjadi bukti bahwa perubahan besar di desa selalu dimulai dari tangan-tangan kreatif anak mudanya.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.