Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

KORUPSI · 5 Nov 2025 13:00 WIB ·

Pemuda Antikorupsi: Gubernur Sumbar Siapkan Calon Pemimpin Berintegritas


					Pemuda Antikorupsi: Gubernur Sumbar Siapkan Calon Pemimpin Berintegritas Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang bersih dari praktik rasuah ditunjukkan melalui dukungan penuh terhadap inisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, secara resmi membuka kegiatan Kelas Pemuda Antikorupsi tahun 2025 yang berlangsung di Asrama Haji Padang pada Rabu (5/11/2025).

Acara yang mengusung tema penting “Mewujudkan Tata Kelola Pemerintah Daerah yang Berintegritas dengan Pelibatan Peran Serta Pemuda Antikorupsi” ini menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi. Mahyeldi mengungkapkan kebanggaannya atas dipilihnya Sumbar sebagai lokasi kegiatan.

“Kami menyambut baik dan sangat senang dengan adanya Kelas Pemuda Antikorupsi ini,” ujar Mahyeldi di hadapan peserta. Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menyiapkan calon pemimpin masa depan yang memiliki integritas tinggi. “Semoga semangat antikorupsi yang ditanamkan hari ini menjadi bekal bagi kalian untuk memimpin bangsa ini ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Korupsi Hambat Pembangunan Daerah
Gubernur Mahyeldi menyoroti dampak destruktif dari perilaku korupsi terhadap pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa keterlambatan dan tidak maksimalnya banyak program pembangunan seringkali berakar pada praktik korup. Oleh karena itu, edukasi antikorupsi bagi generasi muda sangat fundamental.

“Kita kerap menyaksikan banyak program tidak berjalan maksimal karena perilaku korup. Maka dari itu, pendidikan antikorupsi bagi pemuda ini sangat penting,” tegasnya.

Mahyeldi berharap 50 peserta terbaik yang terpilih dari total 1.026 pendaftar di Sumbar ini tidak hanya menguasai teori, tetapi juga aktif menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

“Kalian akan terjun ke lapangan, mensosialisasikan nilai-nilai integritas, dan ikut meminimalkan perilaku korupsi di masyarakat. Apabila ini berjalan optimal, pembangunan kita akan lebih cepat dan berkualitas,” harap Mahyeldi.

KPK Ajak Pemuda Jadi Penjaga Integritas
Pelaksana Harian Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Dion H. Sumarto, dalam laporannya menjelaskan bahwa Kelas Pemuda Antikorupsi adalah bagian dari strategi KPK memperkuat gerakan antikorupsi. Pendekatan ini fokus pada jalur pendidikan dan partisipasi aktif masyarakat, khususnya para kaum muda.

“KPK meyakini pemberantasan korupsi tidak cukup hanya dengan penindakan, tetapi harus dilengkapi dengan pendidikan nilai dan budaya integritas,” jelas Dion. Ia optimis bahwa pemuda merupakan agen perubahan dan penjaga integritas yang akan menentukan masa depan Indonesia yang bersih dari korupsi.

Lebih lanjut, Dion Sumarto menekankan bahwa Sumatera Barat memiliki modal sosial yang kuat dalam membangun integritas, yakni melalui falsafah luhur Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

“Nilai-nilai itu adalah kekuatan moral yang perlu kita hidupkan kembali agar bisa menjadi fondasi dalam melawan korupsi di semua lini kehidupan,” katanya.

Para peserta terpilih dalam kegiatan ini nantinya akan mewakili Sumbar dalam Bootcamp Antikorupsi Nasional Sinergi Integritas Muda Indonesia. Kelas ini diharapkan menjadi wadah pembelajaran, diskusi, dan jaringan untuk memperkuat budaya antikorupsi dan menumbuhkan semangat perubahan di kalangan generasi muda Sumatera Barat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mesin Speedboat Fiktif dan Tameng Politik di Desa Loleo

25 Mei 2026 - 12:47 WIB

Siasat Mangkir Kades Loleo: Dana Desa Menguap?

21 Mei 2026 - 09:54 WIB

Modal Usaha Desa Malah Amblas di Pasar Trading

19 Mei 2026 - 12:47 WIB

Upeti Ormas Berkedok Sumbangan Hantui Kepala Desa di TTU

16 Mei 2026 - 07:02 WIB

Drama Dana Desa Loleo: Lima Tahun Tanpa Sentuhan Audit

9 Mei 2026 - 19:57 WIB

Audit Investigatif: Harga Mati Ungkap Korupsi Desa Loleo

1 Mei 2026 - 15:40 WIB

Trending di KORUPSI