Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

IPTEK · 4 Feb 2025 22:01 WIB ·

Pemkab Berau Tingkatkan Akses Internet di Kampung dengan Pengajuan 41 Menara BTS


					<em>Diskominfo Berau mengusulkan pemasangan 41 BTS serta melanjutkan pemasangan WiFi gratis sebanyak 250 titik.</em> Perbesar

Diskominfo Berau mengusulkan pemasangan 41 BTS serta melanjutkan pemasangan WiFi gratis sebanyak 250 titik.

Berau [DESA MERDEKA] – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau terus berupaya meningkatkan akses internet di berbagai kampung. Sebagai bagian dari upaya tersebut, pengajuan 41 menara Base Transceiver Station (BTS) kembali diusulkan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Selain itu, 250 titik jaringan WiFi juga direncanakan akan dibangun pada tahun ini.

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menjelaskan bahwa jaringan internet di kampung-kampung saat ini hanya dapat menjangkau area tertentu karena keterbatasan sumber jaringan. “Setiap titik hanya dapat menjangkau area dalam radius tertentu karena keterbatasan bandwidth,” ungkapnya belum lama ini. Ia menjelaskan bahwa saat ini bandwidth yang digunakan hanya 5 Mbps untuk lima titik. Dengan kapasitas tersebut, jangkauan maksimal internet hanya mencapai 50 meter dari sumber jaringan, bahkan terkadang kurang. “Solusi terbaik adalah membangun BTS agar jangkauannya lebih luas,” jelas Didi.

Meskipun pembangunan BTS dianggap sebagai langkah paling efektif, realisasinya masih jauh dari harapan. Didi mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, Pemkab Berau mengusulkan pemasangan 43 BTS, namun hanya 2 yang terealisasi. “Satu BTS dibangun di Kampung Kayu Indah, Kecamatan Batu Putih, dan satu lagi di Bidukbiduk. Lokasi pembangunan ini ditentukan langsung oleh pemerintah pusat,” terangnya. Melihat minimnya realisasi tersebut, Pemkab Berau kembali mengajukan 41 BTS yang belum terealisasi tahun lalu.

Selain itu, penambahan 250 titik WiFi gratis yang sebelumnya sudah berjalan juga menjadi prioritas untuk mendukung layanan administrasi kampung, pendidikan, dan kesehatan. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan publik secara lebih mudah.

Didi Rahmadi menambahkan bahwa pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan ketersediaan jaringan internet di seluruh wilayah Kabupaten Berau. Ia berharap dengan adanya penambahan BTS dan titik WiFi gratis, kebutuhan internet masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Pemerintah daerah juga mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas internet secara bijak dan bertanggung jawab. Internet diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan produktivitas masyarakat.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemkab Berau, diharapkan akses internet di kampung-kampung dapat semakin meningkat dan merata. Hal ini akan berdampak positif pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Digitalisasi Desa Krandegan: Bukan Sekadar Aplikasi, Tapi Solusi Nasional

15 Januari 2026 - 18:33 WIB

Mendes Yandri: Atlet Esports Desa Berpotensi Tembus Pasar Global

13 Januari 2026 - 18:47 WIB

Bus Esports Desa: Cara Mendes Yandri Ubah Hobi Jadi Cuan

8 Januari 2026 - 18:07 WIB

Teknologi Plasma Ozon Jamin Sayur Dapur SPPG Bebas Bakteri

23 Desember 2025 - 06:00 WIB

Internet Ilegal Bekasi: Speed Test Ungkap Satu IndiHome Dibagi

14 Desember 2025 - 18:52 WIB

Ekonomi Digital Indonesia Melaju Cepat: Akankah Desa Menjadi Pelaku atau Sekadar Pasar?

13 Desember 2025 - 15:28 WIB

Trending di IPTEK