Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PEMDA · 1 Apr 2026 21:31 WIB ·

Pangkalpinang Kejar Mandiri Ekonomi Lewat BUMD dan Industri


					Pangkalpinang Kejar Mandiri Ekonomi Lewat BUMD dan Industri Perbesar

Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung [DESA MERDEKA] Pemerintah Kota Pangkalpinang tancap gas memperkuat kemandirian ekonomi melalui penguatan otonomi daerah. Dalam “Rembuk dan Bincang Otonomi Daerah” bersama Kemendagri, Rabu (1/4/2026), Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna mengungkap ambisi besar: mengelola kawasan industri melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Langkah ini dipandang sebagai strategi out of the box untuk melepaskan diri dari ketergantungan anggaran pusat. Saat ini, proses perizinan di tingkat Direktorat Jenderal BUMN dilaporkan telah mencapai 60 persen. Jika terealisasi, BUMD akan menjadi motor penggerak utama yang mengonversi potensi lokal menjadi pendapatan daerah yang nyata bagi masyarakat.

Sinergi Pusat-Daerah yang Belum Tuntas
Meski semangat kemandirian berkobar, Pangkalpinang masih menghadapi hambatan birokrasi di level pusat. Salah satunya adalah usulan status kepulauan kepada Badan Informasi Geospasial yang diajukan sejak 2024 namun belum mendapat respons. Hal ini krusial bagi kepastian tata ruang dan pengembangan wilayah kepulauan Bangka Belitung.

“Harapannya, apa yang kita usulkan segera direspons pusat agar keberlanjutan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Dessy di Smart Room Center (SRC) Gedung Wali Kota.

Evaluasi Lima Bulan Kepemimpinan
Mengingat masa jabatan yang baru berjalan lima bulan, Pemkot Pangkalpinang juga berencana menggelar diklat khusus bagi pimpinan daerah. Langkah ini diambil untuk memastikan aparatur pemerintah memiliki kompetensi yang selaras dengan target pembangunan tepat sasaran.

Terkait beban fiskal, kondisi Transfer ke Daerah (TKD) dan belanja pegawai di Pangkalpinang tercatat masih relatif sama dengan daerah lain di Indonesia. Fokus ke depan adalah bagaimana mengoptimalkan dana yang ada untuk mendukung program yang memiliki manfaat langsung bagi warga, terutama di sektor industri dan layanan publik.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Alarm Kematian Mental Anak Membayangi Sumbar Emas 2045

29 Juli 2026 - 15:01 WIB

Jembatan Bailey Rp4,9 Miliar: Sambungan Hidup yang Sempat Putus

29 Juli 2026 - 10:03 WIB

ASN Pulang Kampung: Berkah atau Bencana Pelayanan Desa?

29 Juli 2026 - 09:52 WIB

Aturan Baru Pilkades Purworejo Antisipasi Fenomena Kotak Kosong

27 Juli 2026 - 16:05 WIB

Warga Sumbar Diajak Aktif Jaga Ketertiban Lingkungan

25 Juli 2026 - 19:19 WIB

Ombudsman Evaluasi Pelayanan Publik Sumbar, OPD Diwajibkan Berinovasi

24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Trending di PEMDA