Batang [DESA MERDEKA] – Warga dari berbagai desa di Kecamatan Bandar mendapatkan pesan penting mengenai keseimbangan antara hak dan kewajiban dalam rumah tangga untuk menciptakan kehidupan yang harmonis. Pesan ini disampaikan dalam Kajian Kitab Taisirul Kholaq yang berlangsung di Perpustakaan Omah Sinau Desa Wonokerto, Kecamatan Bandar, Batang, Jawa Tengah, Selasa malam (20/2/2025).
Gus Mu’tasim Billah, sebagai pemateri utama, menekankan pentingnya menjalankan hak dan kewajiban dalam keluarga. “Dalam keluarga, setiap anggota memiliki hak yang harus dipenuhi dan kewajiban yang harus dijalankan. Jika keseimbangan ini dijaga dengan baik, rumah tangga akan menjadi tempat yang penuh berkah dan ketenangan,” ujarnya.

Beliau juga menyoroti peran utama orang tua dalam membentuk karakter anak-anak melalui keteladanan dan pendidikan yang baik. “Anak-anak adalah amanah yang harus kita jaga. Jika orang tua memberikan contoh yang baik, maka insya Allah anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan berakhlak mulia,” imbuhnya.
Acara yang berlangsung dalam suasana penuh hikmat dari pukul 20.00 hingga 22.00 tersebut merupakan kolaborasi antara Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Omah Sinau dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Gus Dur.
Pembacaan Ratibul Athos yang dipimpin oleh Slamet Nurchamid di awal kegiatan berhasil menciptakan suasana religius yang khusyuk. Selain kajian keislaman, mahasiswa KKN UIN Gus Dur turut memaparkan program kerja mereka selama KKN di Desa Wonokerto. Program ini berfokus pada dua bidang utama, yaitu pendidikan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan literasi dan keterampilan ekonomi, sehingga berkontribusi pada kesejahteraan desa secara berkelanjutan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara, menunjukkan minat yang tinggi terhadap pembelajaran berbasis keislaman dan sosial. Sebagai pusat belajar masyarakat, Omah Sinau terus berkomitmen menjadi wadah dalam menggali ilmu dan memberdayakan masyarakat. Sinergi antara Omah Sinau dan KKN UIN Gus Dur ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam membangun masyarakat yang lebih berpengetahuan, religius, dan sejahtera.
Kata kunci: Keseimbangan Hak dan Kewajiban, Rumah Tangga Harmonis, Kajian Kitab, Omah Sinau, KKN UIN Gus Dur, Pendidikan, Pemberdayaan UMKM, Literasi, Keterampilan Ekonomi, Masyarakat Sejahtera.
Penulis : Slamet
Editor : Sahrul


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.