Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 25 Apr 2023 17:07 WIB ·

Mentawai Pulih: Tak Ada Korban Jiwa Usai Gempa 6,9 M


					Mentawai Pulih: Tak Ada Korban Jiwa Usai Gempa 6,9 M Perbesar

Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Kabupaten Kepulauan Mentawai dilaporkan telah pulih dan kembali normal menyusul gempa tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 6,9 yang mengguncang perairan wilayah tersebut pada Selasa dini hari (25/4). Meskipun sempat menimbulkan kepanikan dan membuat warga mengungsi, tidak ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan signifikan.

Kepala Search And Rescue (SAR) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Akmal, memastikan bahwa situasi di Bumi Sikerei secara umum sudah aman dan kondusif. “Secara umum untuk Tua Pejat sudah berjalan aman, lancar, dan masyarakat sudah beraktivitas seperti biasanya,” ujar Akmal, seperti dikutip dari Antara.

Informasi ini diperkuat oleh laporan dari Kepala Desa Simalegi, Kecamatan Siberut Barat, wilayah yang lokasinya paling dekat dengan episentrum gempa. Kepala Desa Simalegi memastikan kepada SAR Mentawai bahwa tidak terdapat korban jiwa maupun kerusakan parah di wilayahnya.

Pengungsian dan Pencabutan Peringatan Tsunami
Gempa yang terjadi pada pukul 03.00 WIB tersebut memicu masyarakat untuk segera mengungsi ke sejumlah lokasi evakuasi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Tindakan ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap potensi bahaya.

Masyarakat mulai kembali ke rumah masing-masing setelah Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) secara resmi mencabut peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan. Meskipun demikian, SAR Mentawai mencatat bahwa masih ada beberapa kepala keluarga di Desa Simalegi, Siberut Barat, yang memilih untuk bertahan di lokasi pengungsian sebagai langkah antisipasi lanjutan.

Selain itu, salah satu fasilitas vital di Mentawai, Bandara Rokot, juga dilaporkan beroperasi secara normal. Bukti aktivitas penerbangan yang tidak terganggu adalah pendaratan pesawat Susi Air pada pukul 07.45 WIB, yang lepas landas dari Kota Padang.

Pembaruan Data Gempa dan Isu Blank Spot
Berdasarkan catatan BMKG, gempa tektonik tersebut berlokasi di laut pada kedalaman 23 kilometer. Lokasi tepatnya berada 177 kilometer barat laut Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. BMKG juga melakukan pembaruan parameter gempa, yang awalnya tercatat M 7,3, menjadi M 6,9.

Di tengah kondisi pasca-gempa, SAR Mentawai menerima informasi terkait isu konektivitas di salah satu dusun di Desa Simalegi, Siberut Barat, yang mengalami blank spot (tidak ada sinyal). Kondisi sinyal di daerah tersebut memang dilaporkan sudah kurang baik bahkan pada hari-hari biasa.

Meskipun demikian, SAR Mentawai belum dapat memastikan secara definitif apakah blank spot tersebut merupakan dampak langsung dari gempa tektonik M 6,9. Fokus utama penanganan pasca-bencana saat ini adalah memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas harian masyarakat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

PKN Resmi Bentuk SATGAS WASMAS MBG Nasional, Sampaikan Pemberitahuan kepada Kepala Badan Gizi Nasional dan Presiden RI

7 Juni 2026 - 07:25 WIB

M. Sukri Siap Bawa Perubahan di Nagari Aie Tajun

6 Juni 2026 - 15:27 WIB

Sinergi Logistik Percepat Pembangunan Infrastruktur Halmahera Selatan

5 Juni 2026 - 16:21 WIB

Strategi Koperasi Desa Merah Putih Sawahlunto Menuju Ekonomi Mandiri

2 Juni 2026 - 17:42 WIB

Nilai Pancasila Jadi Fondasi Pembangunan Desa Sumbar

2 Juni 2026 - 14:35 WIB

Dugaan Intimidasi Ketua APDESI Jabar di Pebayuran Bekasi

2 Juni 2026 - 09:30 WIB

Trending di RAGAM