Menu

Mode Gelap
Korban Bencana Sumatra Capai 303 Jiwa, Sumut Paling Terdampak Akses Darurat dan Data Tunggal Kunci Penanganan Bencana Sumbar Dana Desa Tahap II Gagal Cair, Program Pembangunan Mangkrak 24 Desa Jember Masih Blank Spot, DPRD Desak Diskominfo Pengamanan Ketat Kawal Pencairan Dana Desa Tolikara Berjalan Lancar

DESA · 27 Jun 2025 22:03 WIB ·

Mendes Yandri: BPD dan Desa Wajib Berkolaborasi!


					Mendes Yandri: BPD dan Desa Wajib Berkolaborasi! Perbesar

Jombang, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyerukan pentingnya kolaborasi antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan Pemerintah Desa. Sinergi ini krusial untuk mengakselerasi pembangunan di seluruh desa di Indonesia. Terlebih, dengan hadirnya program strategis Presiden Prabowo Subianto, Koperasi Desa Merah Putih, kolaborasi berbagai pihak mutlak diperlukan demi keberhasilan pelaksanaannya.

Pernyataan ini disampaikan Yandri saat melantik Pengurus Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Jombang di pendopo Kabupaten Jombang pada Jumat, 27 Juni 2025. “Harapan saya, BPD benar-benar memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan desa, apalagi sekarang ada Koperasi Desa Merah Putih. Koperasi ini membutuhkan kolaborasi banyak pihak, termasuk BPD. Jangan sampai terkesan antara BPD dengan Kepala Desa seperti perang dingin,” tegas mantan Wakil Ketua MPR ini.

Yandri menekankan bahwa pembangunan desa bukanlah tanggung jawab satu pihak semata, melainkan tugas bersama seluruh elemen di desa. Kerja sama yang harmonis antara BPD dan pemerintah desa harus terjalin dengan tetap mengedepankan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Membangun desa adalah tugas kita semua. Tidak bisa dibebankan hanya kepada kepala desa saja. Keberadaan BPD tidak boleh menimbulkan persaingan tidak sehat, termasuk dengan perangkat desa,” ujarnya. Ia melanjutkan, “Sejatinya kita berkolaborasi tanpa melenturkan fungsi dan tugas kita. Berbeda pandangan boleh, tapi jangan mengganggu stabilitas kehidupan di desa. Karena jika desa terganggu, kabupaten juga akan terganggu.”

Oleh karena itu, Yandri meminta PABPDSI Kabupaten Jombang untuk menyusun program kerja yang matang dan mengonsultasikannya dengan Bupati Jombang, yang juga merupakan Bapak BPD Kabupaten Jombang. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang efektif demi kemajuan desa.

Turut mendampingi Mendes Yandri dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Jombang Warsubi, Kepala Dinas PMD Provinsi Jawa Timur Budi Sarwoto, Staf Khusus Menteri Muhammad Afifuddin Zamroni dan Fahad Attamimi, serta Tenaga Ahli Mendes PDT Zainuddin Maliki.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ironi Bonibais: Ayam Potong Prioritas, BLT Warga Malas Cair?

12 Januari 2026 - 22:00 WIB

Mandeh Kian Mempesona: Mandi di Laut, Bilas di Air Terjun

12 Januari 2026 - 17:46 WIB

Wajah Baru Sidomulyo: Aspal BKKD Ubah Rute Penghambat Menjadi Penggerak

11 Januari 2026 - 17:14 WIB

Polisi Wonogiri Turun Sawah, Motor Penggerak Swasembada Jagung Nasional

10 Januari 2026 - 17:32 WIB

Kapolres Wonogiri bersama Wakil Bupati dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Wonogiri, Kamis (8/1/2026

Dana Desa Simalungun Amblas, Koperasi Merah Putih Jadi Beban?

10 Januari 2026 - 15:08 WIB

Dana Desa Anjlok, Desa Pakubalaho Tetap Prioritaskan Ketahanan Pangan

8 Januari 2026 - 17:21 WIB

Trending di DESA