Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 13 Agu 2025 17:31 WIB ·

Membongkar Tabir Kebenaran: Ketua LSM KANe Dituding Peras Kades Toin, Faktanya Justru Terbalik?


					Membongkar Tabir Kebenaran: Ketua LSM KANe Dituding Peras Kades Toin, Faktanya Justru Terbalik? Perbesar

Halmahera Selatan [DESA MERDEKA] — Pernyataan Kepala Desa Toin, Fahmi Taher, yang menuduh Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara (LSM KANe Malut), Risal Sangaji, melakukan pemerasan, kini menjadi sorotan tajam. Risal Sangaji dengan tegas membantah tuduhan tersebut dan menilai ada upaya pemutarbalikan fakta yang sengaja dilakukan oleh Fahmi Taher untuk menutupi kebusukan yang sedang disuarakan oleh pihaknya.

Risal Sangaji mengungkapkan bahwa tuduhan pemerasan tersebut sama sekali tidak berdasar. Menurutnya, kronologi yang sebenarnya justru menunjukkan inisiatif datang dari pihak Fahmi Taher. Risal menjelaskan, pada tanggal 20 Juli 2025, tim pengurus LSM KANe turun ke Desa Toin untuk melakukan investigasi terkait kasus pemalangan kantor desa. Setelah selesai investigasi, tim langsung kembali ke Labuha.

“Sekitar pukul 19.30 WIT atau setelah salat magrib, Kades Toin, Fahmi Taher, datang menemui saya di sekretariat LSM KANe,” kata Risal Sangaji kepada Desa Merdeka pada Rabu (13/8/2025). “Saat itu, dia (Fahmi Taher) berkomunikasi dengan saya dan memohon agar pihak LSM KANe tidak lagi melakukan ‘gerakan tambahan’ atau aksi lain. Fahmi bahkan menawarkan untuk ‘mengganti ongkos’ dengan menyebut angka sekitar Rp3 juta, dan mengatakan akan memberikannya setelah dia mendapatkan uang.”

Pernyataan ini jelas bertolak belakang dengan narasi pemerasan yang disebarkan Fahmi Taher. Berdasarkan janji tersebut, Risal mengaku sempat mencoba menghubungi Fahmi Taher untuk menanyakan kelanjutan kesepakatan mereka.

“Saya mencoba berkoordinasi dengan Kades Toin dan mempertanyakan bagaimana kelanjutan dari janji yang dia sampaikan. Saya katakan, jika memang tidak mau memberi, bilang saja, agar kami tidak terlalu berharap,” ujar Risal. “Jadi, apa yang kemudian dituduhkan sebagai pemerasan itu sama sekali tidak benar.”

Risal meyakini, keterangan yang disampaikan oleh Fahmi Taher kepada media hanyalah upaya untuk menutupi aib dan kebohongannya sendiri. Menurutnya, kasus dugaan penyalahgunaan dana desa serta aksi premanisme yang disuarakan oleh LSM KANe telah membuat Fahmi Taher merasa terancam. Ia menduga, ada ketakutan besar di balik narasi yang sengaja dimainkan Fahmi Taher untuk membangun opini publik yang menyudutkan LSM KANe.

Meskipun Fahmi Taher telah melaporkan dugaan pemerasan ini kepada pihak kepolisian, Risal Sangaji menegaskan bahwa LSM KANe tidak akan mundur sedikit pun. “Silakan saja itu hak Kades mau mengadu ke pihak kepolisian. Kami tidak akan mundur sampai titik darah penghabisan,” tegas Risal. Ia dan timnya bertekad akan terus mengawal kasus Desa Toin hingga tuntas, baik terkait dugaan penyalahgunaan dana desa maupun kasus ancaman yang dilakukan Fahmi Taher kepada warganya.

Disclaimer Berita:
Berita ini merupakan hak jawab dari pihak LSM KANe atas tuduhan pemerasan yang dilayangkan oleh Kepala Desa Toin, Fahmi Taher. Redaksi Desa Merdeka menyajikan kedua belah pihak sebagai bentuk keberimbangan berita. Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan akan terus mengawal perkembangan kasus ini secara profesional dan objektif.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 218 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

28 Juli 2026 - 09:06 WIB

Peran Bundo Kanduang Kawal Ketertiban Umum Berbasis Adat

28 Juli 2026 - 08:24 WIB

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Trending di RAGAM