Bengkulu Tengah [DESA MERDEKA] – Kabupaten Bengkulu Tengah bersiap menyambut hadirnya Masjid Agung yang megah di Desa Ujung Karang. Peletakan batu pertama dijadwalkan pada 30 April 2025, menandai awal pembangunan ikon kebanggaan daerah. Masjid ini diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus daya tarik wisata religi.
Berlokasi strategis di samping Pendopo Bukit Kandis, Desa Ujung Karang, Kecamatan Karang Tinggi, masjid ini akan memadukan arsitektur khas Turki dengan sentuhan budaya lokal Bengkulu Tengah. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Tengah merancang konsep unik ini. Tujuannya adalah menciptakan bangunan yang lebih dari sekadar tempat ibadah.
Kepala Dinas PUPR, Febrian Fatahillah, ST, MT, menjelaskan bahwa harmoni gaya Turki dan elemen lokal akan terlihat dalam setiap detail. Ornamen hingga pemilihan material mencerminkan perpaduan ini. “Lebih dari bangunan, masjid ini diharapkan menjadi simbol identitas daerah,” terang Febrian.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menunjukkan keseriusan dengan perkiraan total biaya pembangunan Rp49 miliar. Dana awal sebesar Rp4,8 miliar telah dialokasikan. Pemerintah aktif mencari dukungan finansial untuk memastikan pembangunan selesai dalam lima tahun. Peluang kerja sama internasional melalui proposal bantuan juga dijajaki.
Inisiatif ini bukan hanya membangun masjid. Penanaman nilai agama, penguatan identitas daerah, dan pembukaan potensi pariwisata religi menjadi tujuan lain. Dampak positif bagi perekonomian dan citra Bengkulu Tengah di masa depan diharapkan terwujud.
Masyarakat Ujung Karang dan Bengkulu Tengah antusias menantikan Masjid Agung ini sebagai landmark baru yang membanggakan. Kehadirannya diharapkan membawa berkah dan kemajuan bagi seluruh masyarakat.

|Merdeka|Bicara|Desa


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.