Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 20 Feb 2026 00:43 WIB ·

Masjid Ar-Rahman Padangan Jadi Ikon Baru Wisata Religi Ngantru


					Masjid Ar-Rahman Padangan Jadi Ikon Baru Wisata Religi Ngantru Perbesar

Tulungagung, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Gema takbir dan lantunan ayat suci Al-Qur’an perdana di bulan Ramadan menyelimuti kemegahan Masjid Ar-Rahman, Dusun Pohgembol, Desa Padangan. Masjid berarsitektur ala Timur Tengah yang berdiri di atas lahan dua hektare ini akhirnya “bernapas” untuk pertama kalinya melayani jemaah Tarawih sejak diresmikan Januari lalu.

Kehadiran Kepala Desa Padangan, Sutopo, pada Kamis (19/2/2026) malam, menambah kehangatan suasana. Bukan sekadar kunjungan formal, kehadirannya menjadi simbol kebangkitan spiritual warga yang telah bahu-membahu membangun rumah ibadah ini melalui dana swadaya serta bantuan donatur hingga dari Brunei Darussalam.

Sinergi Dana Swadaya dan Napas Brunei
Bangunan yang mampu menampung ribuan jemaah ini adalah bukti nyata ukhuwah yang melintasi batas negara. “Membangun masjid itu mulia, namun menghidupkan masjid jauh lebih utama. Malam ini saya merinding melihat shaf-shaf terisi penuh,” ungkap Sutopo dengan mata berkaca-kaca usai pelaksanaan salat Witir.

Struktur kubah yang tinggi membuat suara imam bergema khusyuk, menciptakan atmosfer yang menggetarkan hati bagi siapa pun yang bersujud di dalamnya. Masjid ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat ruku dan sujud, tetapi juga menjadi pusat kemakmuran warga sekitar.

Target Rest Area bagi Pemudik Lebaran
Sutopo memiliki visi out of the box untuk masa depan Masjid Ar-Rahman. Lokasinya yang luas dan strategis diproyeksikan untuk menjadi titik singgah (rest area) yang nyaman bagi para pemudik pada Idulfitri mendatang. Fasilitas ini disiapkan agar Masjid Ar-Rahman menjadi ikon baru yang membanggakan di Kecamatan Ngantru.

“Kami ingin masjid ini menjadi simbol kekuatan, kebesaran, dan kebersamaan warga Padangan. Kemegahannya harus sebanding dengan kuatnya iman masyarakat,” tambah Sutopo sembari menikmati kopi hangat dalam sesi ramah tamah bersama warga.

Bagi penduduk Pohgembol, Ramadan tahun ini terasa berbeda. Masjid Ar-Rahman bukan sekadar tumpukan batu dan semen yang megah, melainkan representasi dari mimpi kolektif yang kini telah berdiri tegak dan bercahaya di langit malam Tulungagung.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menanti Angka di Balik Tepuk Tangan: Menguliti Retorika Kolaborasi Kementerian Desa

21 Agustus 2026 - 05:21 WIB

Jeritan dari Halmahera Selatan: Ketika Kemerdekaan Belum Menyapa Rakyat Desa Loleo

18 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Kisah Warga Pasimarannu: Evakuasi Mandiri Cepat dari Gempa

15 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Lingkaran Setan Pesisir Meranti: Mengapa Kursi Kepala Desa Sepi Peminat?

14 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Cegah Stunting, Posyandu Mawar Balitata Kawal Tumbuh Kembang Balita

12 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Menggarami Lautan Lunang: Kritik Perda Bencana & Siasat APBDes

12 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Trending di RAGAM