Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 17 Des 2025 07:16 WIB ·

Marandang untuk Sumatera: Targetkan Satu Ton Rendang Bagi Korban Bencana


					Marandang untuk Sumatera: Targetkan Satu Ton Rendang Bagi Korban Bencana Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus bergerak cepat dalam misi kemanusiaan. Melalui program bertajuk “Marandang untuk Sumatera”, hingga Selasa (16/12/2025), tim telah berhasil memproduksi 400 kilogram rendang siap saji yang ditujukan bagi korban bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah Sumatera.

Ketua TP PKK Sumbar, Ny. Harneli Mahyeldi, menjelaskan bahwa proses produksi dilakukan secara bergotong royong di Istana Gubernuran, Padang. Setiap harinya, para anggota PKK dan relawan mampu mengolah sekitar 200 kilogram daging menjadi rendang berkualitas tinggi.

“Alhamdulillah, dalam dua hari ini sudah tuntas 400 kilogram. Mengingat target kita adalah satu ton, maka masih tersisa 600 kilogram lagi yang akan diproses dalam beberapa hari ke depan. Insyaallah target tersebut bisa tercapai,” ujar Ny. Harneli dengan optimis.

Keunggulan Kemasan dan Masa Simpan
Rendang yang diproduksi bukan sekadar makanan biasa, melainkan pangan darurat yang dirancang khusus untuk kondisi bencana. Produk ini dikemas dalam ukuran kecil seperempat kilogram (250 gram) dengan teknik sterilisasi kedap udara (vakum). Inovasi ini membuat rendang memiliki daya simpan hingga enam bulan meskipun tanpa bahan pengawet kimia.

Keunggulan lainnya adalah sifatnya yang siap saji. Para pengungsi dapat langsung mengonsumsinya tanpa perlu fasilitas pemanas, hal ini sangat krusial mengingat keterbatasan alat masak di lokasi pengungsian atau area terdampak parah.

Distribusi Lintas Provinsi
Penyaluran bantuan pangan ini tidak hanya menyasar wilayah Sumatera Barat, tetapi juga menjangkau provinsi tetangga. Rencananya, pengiriman perdana akan mulai dilakukan pada 20 Desember 2025 dengan tujuan daerah terdampak bencana di Sumbar, Aceh, dan Sumatera Utara.

“Kami ingin menghadirkan makanan yang layak, sekaligus memberikan semangat kebersamaan dan empati bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” tambahnya.

Ny. Harneli juga membuka pintu bagi masyarakat luas yang ingin berpartisipasi dalam program ini, baik dalam bentuk donasi bahan baku, dana, maupun tenaga. Sinergi antara pemerintah, relawan, dan partisipasi publik diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan pangan bagi para penyintas bencana di seluruh Sumatera.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

8 Juni 2026 - 20:57 WIB

Sumbar Perketat Distribusi BBM Subsidi demi Kesejahteraan Desa

8 Juni 2026 - 20:25 WIB

Sinyal Mati Hidup di Desa Tambang, Ekonomi Terancam

8 Juni 2026 - 19:05 WIB

Warga Loleo Tuntut Investigasi Dana Desa yang Fiktif

8 Juni 2026 - 15:52 WIB

Elvanadi Daftar Pilkades Air Merbau, Bawa Semangat Baru

8 Juni 2026 - 11:34 WIB

Karnaval Sedekah Bumi Desa Pelemgede: Pesta Rakyat Berbudaya

8 Juni 2026 - 09:28 WIB

Trending di RAGAM