Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 10 Mar 2026 20:38 WIB ·

Manisnya Inovasi: Desa Kubu Sukses Panen Melon Unggulan


					Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah, menghadiri kegiatan panen melon yang dilaksanakan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Karya Baru Mandiri Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Senin (9/3). Perbesar

Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah, menghadiri kegiatan panen melon yang dilaksanakan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Karya Baru Mandiri Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Senin (9/3).

Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah [DESA MERDEKA] Desa Kubu kini bukan sekadar destinasi pesisir. Melalui tangan dingin para petani di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Karya Baru Mandiri, wilayah Kecamatan Kumai ini bertransformasi menjadi lumbung melon unggulan. Keberhasilan panen raya pada Senin (9/3) membuktikan bahwa inovasi hortikultura mampu menjadi mesin ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Bupati Kotawaringin Barat, Hj. Nurhidayah, yang turun langsung ke kebun untuk memanen secara simbolis, menyebut langkah ini sebagai strategi cerdas ketahanan pangan. Menurutnya, keberhasilan budidaya melon ini adalah bukti bahwa petani lokal mampu bersaing jika didampingi dengan pelatihan yang tepat dan semangat inovasi.

Desa Jadi Pusat Pelatihan Mandiri
P4S Karya Baru Mandiri berperan lebih dari sekadar kelompok tani; lembaga ini menjadi jantung pemberdayaan. Di sini, para petani belajar teknik budidaya modern yang memastikan hasil panen lebih produktif dan berkelanjutan. Kehadiran Bupati di tengah ladang menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap kemandirian pangan berbasis komunitas.

“Pemerintah daerah akan terus mendukung sektor pertanian agar memberikan nilai tambah ekonomi nyata. Inovasi seperti di P4S ini harus menjadi contoh bagi wilayah lain,” tegas Hj. Nurhidayah di sela-sela meninjau area pertanian.

Strategi Ekonomi dari Kebun Hortikultura
Pengembangan melon di Kumai dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan masa panen yang relatif terukur. Dengan dukungan infrastruktur pelatihan yang memadai, sektor hortikultura diproyeksikan menjadi pilar kesejahteraan petani Kobar di masa depan.

Kini, para petani di Desa Kubu tidak hanya menghasilkan buah, tetapi juga menyebarkan ilmu kepada warga sekitar melalui pusat pelatihan swadaya tersebut. Langkah ini menjadi model ideal pembangunan perdesaan yang mandiri dan inovatif.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pemdes Rabasa Perkuat Kapasitas Kader Posyandu Lewat Dana Desa 2026, TPP Malaka Barat Apresiasi Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

29 Juni 2026 - 20:25 WIB

Prasasti Walandit Wonorejo, Warisan Sejarah yang Menggerakkan Pembangunan Desa

28 Juni 2026 - 19:43 WIB

Prasasti Walandit Wonorejo

Bupati Ingkar Janji, Warga Marubun Lokkung Simalungun Terisolasi

27 Juni 2026 - 22:42 WIB

Drs. Nasril Menang Pilwana Guguak Kuranji Hilir, Diwarnai Protes Warga yang Kehilangan Hak Pilih

27 Juni 2026 - 20:43 WIB

Dari Warga untuk Desa: Warnai Musdes RKP 2027 Tamanharjo

25 Juni 2026 - 20:01 WIB

Rumah Desa Sehat Banjararum: Target Pangkas Gizi Buruk 50 Persen

25 Juni 2026 - 02:50 WIB

Trending di DESA