Malaka, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), dan Wakil Bupati, Hendrik Melki Simu (HMS), menunjukkan keseriusan dalam merealisasikan janji-janji kampanye mereka. Dua langkah awal yang akan segera diambil adalah merencanakan pergantian pejabat eselon II dan merekrut 7.000 tenaga kontrak daerah.
Rencana strategis ini diungkapkan oleh Bupati Stefanus Bria Seran dalam sambutannya pada acara syukuran rakyat atas pelantikan mereka di Kediaman Hatimuk, Selasa (4/3/2025) malam. Beliau menekankan bahwa perubahan ini bertujuan untuk perbaikan dan peningkatan kinerja pemerintah daerah.
“Pergantian pejabat eselon II akan diawali dengan audit kinerja dan keuangan,” ujar Bupati Stefanus Bria Seran, seperti dilansir oleh Suara Tribun pada Rabu (5/3/2025). Ia menambahkan, “Tujuannya adalah untuk memperbaiki hal-hal yang kurang baik. Setelah audit selesai, barulah pergantian pejabat eselon II dapat dilakukan.” Bupati juga menegaskan bahwa pejabat yang tidak setuju dengan langkah ini dipersilakan menempuh jalur hukum, menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas.
Selain fokus pada reformasi birokrasi, Pemerintah Kabupaten Malaka juga menghembuskan kabar mengenai rencana perekrutan 7.000 tenaga kontrak daerah. Langkah ini diharapkan dapat mengisi kebutuhan sumber daya manusia di berbagai sektor, sekaligus memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.
Di samping itu, pemerintahan baru ini juga memiliki agenda besar untuk melaksanakan program-program di bidang pertanian dan sektor-sektor lain yang berorientasi langsung pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Hal ini sejalan dengan visi mereka untuk membangun Malaka yang lebih maju dan sejahtera.
Dalam wawancara terpisah dengan wartawan setelah acara serah terima jabatan di Kantor Gubernur NTT, seperti dilansir Pos Kupang beberapa waktu lalu, Bupati Stefanus Bria Seran memberikan sinyal kuat bahwa semua kegiatan dan anggaran akan direncanakan dengan cermat. Meskipun ada efisiensi anggaran dari pemerintah pusat hingga daerah, beliau memastikan bahwa prioritas pembangunan untuk rakyat akan tetap berjalan.
“Kemungkinan, perekrutan 7.000 tenaga kontrak daerah sudah direncanakan dan kuotanya sudah dibagikan kepada pihak-pihak terkait,” tambahnya, mengindikasikan bahwa proses ini telah dipersiapkan matang. Dengan kombinasi rotasi pejabat berbasis kinerja dan penambahan tenaga kontrak, kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Hendrik Melki Simu berkomitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Malaka.

Bangun Desa untuk Negeri


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.