Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 17 Okt 2025 19:44 WIB ·

Mahyeldi Apresiasi Aristo Munandar: Pemimpin Bekerja dengan Hati


					Mahyeldi Apresiasi Aristo Munandar: Pemimpin Bekerja dengan Hati Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, memuji sosok birokrat senior, H. Aristo Munandar, Datuak Bagindo Kayo, sebagai figur pemimpin yang bekerja dengan ketulusan hati. Hal itu disampaikan Gubernur saat menghadiri peluncuran dan bedah buku otobiografi Aristo berjudul “Setengah Abad Mengabdi untuk Negeri dan Melayani Masyarakat” di Auditorium Gubernuran Sumbar, Jumat (17/10/2025).

Buku yang ditulis oleh Hasril Chaniago dan Eko Yance Edrie serta diterbitkan oleh Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau ini merangkum perjalanan panjang Aristo dalam dunia birokrasi dan pengabdian. Gubernur Mahyeldi secara khusus menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku ini, yang dinilainya menyimpan kisah inspiratif bagi generasi penerus.

“Bapak Aristo Munandar adalah figur yang setiap langkahnya menyimpan cinta seorang anak negeri kepada tanah kelahirannya,” ujar Mahyeldi. Menurutnya, Aristo tidak hanya dikenal sebagai birokrat ulung yang kaya pengalaman, tetapi juga sebagai pribadi yang teguh menjunjung tinggi falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Mahyeldi menegaskan bahwa perjalanan pengabdian Aristo Munandar sangat layak dijadikan teladan. “Pemimpin sejati tidak diukur dari lamanya menjabat, tetapi dari seberapa besar nilai yang ia tinggalkan di hati masyarakat,” tambah Gubernur, menyoroti warisan spiritual dan etika kerja yang diwariskan Aristo.

Dalam kesempatan yang sama, Aristo Munandar turut mengenang perjalanannya selama lebih dari lima dekade di dunia pemerintahan. Mantan Bupati Agam dua periode ini menekankan bahwa kunci kepemimpinan yang sukses adalah ketulusan dan tanggung jawab. “Segala cobaan saya lalui dengan keikhlasan dan tekad untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Rekam jejak Aristo mencakup berbagai posisi strategis, mulai dari Camat Baso dan Camat Nanggalo, Bupati Agam selama dua periode, hingga Anggota DPRD Sumbar. Meskipun telah melewati masa aktif birokrasi, ia masih mengabdikan diri sebagai Ketua PMI Sumatera Barat hingga 2029.

Acara peluncuran buku ini menjadi ajang berkumpulnya tokoh-tokoh penting Sumbar. Turut hadir mantan Gubernur Sumbar sekaligus mantan Menteri Dalam Negeri RI, Gamawan Fauzi; para Bupati/Walikota se-Sumbar; pejabat instansi pemerintahan; akademisi; Ketua PWRI; budayawan; dan tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai kalangan ini menegaskan posisi sentral Aristo Munandar sebagai tokoh panutan di ranah Minang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 99 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda di Obi: Konsolidasi 200 Armada Lokal Melawan Ketimpangan Logistik Desa

29 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Menantang Ombak Pesisir Domas Lewat Racikan Probiotik Kampus

22 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Gadai Bawah Tangan: Benturan Transaksi Informal dengan Hukum Formal

21 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Tragedi Desa Sugi: Trauma Mafia Tanah dan Apatisme Nelayan Mangrove

12 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Trending di RAGAM