Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 20 Feb 2025 21:14 WIB ·

Mahyeldi Ajak Kepala Daerah Terpilih Sumbar Sinkronkan Program Pusat


					Mahyeldi Ajak Kepala Daerah Terpilih Sumbar Sinkronkan Program Pusat Perbesar

Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan pentingnya keselarasan antara program kerja daerah dengan visi pemerintah pusat demi mempercepat pembangunan di ranah Minang. Hal ini disampaikan Mahyeldi dalam Rapat Koordinasi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih se-Sumbar di Jakarta, Rabu (19/2/2025), menjelang pelantikan resmi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Mahyeldi menekankan bahwa sinkronisasi program unggulan daerah dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden adalah kunci untuk menarik dukungan anggaran dan kebijakan dari pusat. Ia menginstruksikan para pemimpin daerah untuk lebih intens menjalin komunikasi dengan kementerian terkait di Jakarta.

“Dukungan pusat untuk Sumbar akan semakin meningkat jika kita sinkron dengan visi nasional. Kehadiran para kepala daerah terpilih harus memberikan daya kekuatan baru untuk memaksimalkan potensi pertanian, pendidikan, hingga pariwisata yang kita miliki,” ujar Gubernur Mahyeldi.

Target 107 Satuan Pelayanan Gizi di Tahun 2025
Salah satu poin krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, yang hadir dalam rapat tersebut, memaparkan bahwa Sumatera Barat membutuhkan setidaknya 600 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum.

“Saat ini Sumbar baru memiliki 3 SPPG. Target kita tahun ini adalah mendirikan 107 SPPG di berbagai titik. Peran pemerintah daerah sangat penting untuk menyediakan sarana pendukung, sementara pendanaan berada di bawah Badan Gizi Nasional,” jelas Irjen Gatot.

Selain program MBG, rapat yang dipandu Pj Sekda Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, ini juga menyoroti strategi penjaringan investor serta optimalisasi peran diaspora atau perantau Minang dalam membangun kampung halaman.

Penyusunan RPJMD dan Pengelolaan Keuangan
Kepala Bappeda Sumbar, Medi Iswandi, mengingatkan para kepala daerah terpilih agar target-target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harus mencerminkan target nasional. Hal ini bertujuan agar pembangunan berjalan linier dan terukur dari tingkat kabupaten hingga pusat.

Di sisi lain, Kepala BPKAD Sumbar, Rosail Akhyari, memberikan pembekalan mengenai tata kelola keuangan daerah yang akuntabel, sementara Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Chandra, memaparkan skema dukungan perbankan daerah dalam mendanai proyek-proyek strategis di Sumatera Barat.

Pertemuan ini menjadi momentum konsolidasi penting bagi para pemimpin baru di Sumatera Barat untuk bergerak dalam satu komando demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi yang kuat dengan pemerintah pusat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Retret Akmil: Gembleng Pimpinan DPRD Demi Pembangunan Desa Efektif

20 April 2026 - 08:36 WIB

Lilin Desa: Visi Hatta Lewat Jutaan Bibit Kelapa

4 April 2026 - 19:39 WIB

Cair Serentak: Strategi Amankan Rp900 Ribu dari Dana Desa

16 Maret 2026 - 06:34 WIB

Jalan Tol Hasil Bumi: Ambisi Mendes Yandri untuk Yahukimo

11 Maret 2026 - 21:03 WIB

Duet Kemendes-BAPPISUS: Perkuat Daya Gedor Ekonomi Desa

11 Maret 2026 - 04:55 WIB

Kedaulatan Data Jadi Kunci Pembangunan Tepat Sasaran

6 Maret 2026 - 21:21 WIB

Trending di PEMERINTAHAN