Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 22 Sep 2026 10:45 WIB ·

Lepas 340 Penerima Beasiswa Sawit, Gubernur Mahyeldi : Jangan Sia-siakan Kesempatan


					Lepas 340 Penerima Beasiswa Sawit, Gubernur Mahyeldi : Jangan Sia-siakan Kesempatan Perbesar

PADANG PARIAMAN, Sumatera Barat ( DESA MERDEKA)— Sebanyak 340 putra-putri Sumatera Barat (Sumbar) mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi melalui Beasiswa Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS) Tahun Akademik 2026–2027. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah meminta mereka memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk meraih masa depan yang lebih cerah.

Pesan itu disampaikan Gubernur Mahyeldi saat melepas keberangkatan para penerima beasiswa di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Senin (21/9/2026). Para mahasiswa akan menempuh pendidikan di 42 perguruan tinggi yang tersebar di sejumlah daerah, antara lain Solo, Bekasi, Bandung dan Yogyakarta.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Ikuti pendidikan dengan sebaik-baiknya demi meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi mengatakan, beasiswa tersebut telah membuka akses pendidikan bagi anak-anak keluarga petani dan pekerja kelapa sawit. Para penerima mendapatkan dukungan pendidikan hingga menyelesaikan studi pada jenjang Diploma maupun Sarjana.

Pada tahun ini, sebanyak 625 calon mahasiswa asal Sumbar sebelumnya direkomendasikan melalui Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura kepada Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Dari jumlah tersebut, 340 orang ditetapkan menjadi penerima manfaat Dana BPDPKS untuk melanjutkan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi.

“Anak-anak Bapak, Ibu semuanya ini akan mendapatkan beasiswa sampai tamat nantinya, sampai selesai menjadi sarjana. Semoga mereka selalu dimudahkan Allah dalam segala proses mulai dari awal hingga tamat nanti,” harapnya.

Mahyeldi mengapresiasi BPDPKS, APKASINDO, Dinas Pendidikan dan Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, peningkatan akses pendidikan bagi keluarga petani sawit penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di daerah.

Kepada para orang tua, Mahyeldi meminta agar tidak larut dalam kesedihan saat melepas anak-anak mereka menempuh pendidikan di luar daerah. Ia justru meminta orang tua memberikan doa dan semangat agar anak-anak dapat fokus belajar.

“Bapak/Ibu jangan berhiba hati. Lepas mereka, berikan semangat supaya mereka bisa melaksanakan pendidikan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Untuk membangkitkan motivasi, Mahyeldi menceritakan pengalaman hidupnya yang berasal dari keluarga sederhana. “Saya ini sesungguhnya adalah anak seorang buruh angkat di Pasar Bawah, Bukittinggi. Alhamadulillah, saat ini bisa menjadi Gubernur,” tuturnya.

Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk berhenti mengejar cita-cita. Menurutnya dimana ada niat, disitu akan ada jalan.

Program SDMPKS merupakan program pendidikan yang didanai BPDPKS bekerja sama dengan Kementerian Pertanian. Dalam pelaksanaannya, APKASINDO turut menjadi fasilitator yang membantu menjembatani masyarakat perkebunan dengan pemerintah, termasuk dalam sosialisasi, penjaringan calon penerima dan pendampingan pendaftaran. ( H)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Di Tengah Demam AI, Guru Sumbar Butuh Perlindungan

5 September 2026 - 14:24 WIB

Bangkit dari Bawah: Pemulihan Gempa Ngada Berbasis Desa

4 September 2026 - 21:07 WIB

Kelurahan Cipayung dan Paramadina Buka Ruang Kolaborasi Global

1 September 2026 - 14:21 WIB

Renovasi Kelas, Siswa SMA Cendana Boas Malaka Belajar di Luar

31 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Kisah Nurul Fadiah, Melawan ‘Brain Drain’ dari Pesisir Selayar

16 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Menantang Ombak Demi Dasa Darma: Kisah 369 Tunas Muda di Beranda Selatan Selayar

15 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Trending di PENDIDIKAN