Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KESEHATAN · 14 Nov 2025 16:46 WIB ·

Layanan Spesialis Jemput 2.000 Warga di Pasimarannu Selayar


					Layanan Spesialis Jemput 2.000 Warga di Pasimarannu Selayar Perbesar

Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan [DESA MERDEKA] — Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) Tahap IV di Kecamatan Pasimarannu resmi berakhir pada Kamis, 13 November 2025. Desa Majapahit menjadi lokasi penutup rangkaian pelayanan yang berlangsung sejak 11 November 2025, setelah sebelumnya dibuka di Desa Lambego. Program kesehatan terpadu ini merupakan agenda Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).

Kegiatan PKB menyediakan layanan kesehatan lengkap mulai dari pemeriksaan umum hingga konsultasi dokter spesialis. Pelayanan medis diberikan oleh tim kesehatan yang terdiri dari dr. Marlayanti, Sp.PD (Spesialis Penyakit Dalam), dr. Saifullah, Sp.OG (Spesialis Obgyn), dr. Utari Prasetyaningrum, Sp.A (Spesialis Anak), serta dr. Rizka Aprilia Maghfirah (Dokter Umum). Selama kegiatan berlangsung, Kapolsek Pasimarannu IPTU Hasan, S.Sos. turut melakukan pemantauan untuk memastikan keamanan dan ketertiban.

Dari hasil empat tahap pelaksanaan PKB, sebanyak 2.000 warga telah mendapatkan pelayanan kesehatan. Hal tersebut disampaikan oleh Syaeful Anwar, SKM, Staf Seksi Pelayanan Kesehatan Primer Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. “Dalam satu kali kunjungan, PKB melayani sekitar 500 pasien. Hingga tahap keempat, jumlahnya mencapai 2.000 pasien di Kecamatan Pasimarannu,” ujarnya.

Ia berharap PKB tetap dilanjutkan pada tahun berikutnya dan dapat menjangkau lima lokus lainnya, dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.

Apresiasi masyarakat juga datang dari tokoh masyarakat Pasimarannu, Abd Kadir, yang menilai kehadiran PKB membawa manfaat besar bagi warga di daerah terpencil. “Terima kasih kepada Kementerian Kesehatan, Bupati Kepulauan Selayar H. Muhammad Nasir Ali, dan Ketua PKB Andi Iskandar yang telah memfasilitasi pelayanan di Desa. Atas nama masyarakat, kami sangat antusias dan berharap pelayanan ini terus dilanjutkan,” ujarnya.

Sementara itu dokter spesialis kandungan dr. Saifullah, Sp.OG, mengungkapkan sejumlah temuan penting selama pemeriksaan. Ia menyebutkan adanya kasus malpresentasi atau posisi janin tidak normal, serta tingginya kasus hipertensi pada ibu hamil. “Kehamilan usia tua, usia terlalu muda, riwayat hipertensi, dan faktor genetik menjadi faktor risiko. Namun kesadaran ibu hamil memeriksakan kehamilan sudah cukup baik. Kami berharap PKB dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Ketua Tim PKB sekaligus Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Iskandar, S.Kep., Ns., M.Kes, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan PKB. “Sejak tahap pertama hingga tahap keempat, pelaksanaan PKB berlangsung baik berkat dukungan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat. Kami selalu melibatkan dokter spesialis penyakit dalam, anak, dan obgyn agar pelayanan lebih optimal,” katanya.

Ia juga mengungkapkan adanya sejumlah kendala, terutama terkait kondisi cuaca serta keterbatasan waktu dokter spesialis. “Kabupaten Selayar memiliki dua musim—Timur dan Barat—yang sangat memengaruhi mobilitas tim. Ini menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan PKB ke depan lebih baik,” ujarnya. Ia berharap dukungan anggaran dari pemerintah kabupaten terus berlanjut agar PKB dapat menjangkau wilayah kepulauan dan daerah perbatasan yang belum memiliki dokter spesialis.

Dengan berakhirnya PKB Tahap IV, rangkaian PKB tahun 2025 resmi rampung. Program ini diharapkan terus berlanjut untuk meningkatkan pemerataan layanan kesehatan dan memperkuat akses masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 130 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menghitung Detak Jantung Generasi: Cara Singosari Melawan Stunting

21 Juli 2026 - 21:03 WIB

Rakor Kader Pembangunan Manusia Kecamatan Singosari membahas percepatan penurunan stunting melalui e-HDW di Hall Room Desa Ardimulyo

Layanan Jiwa PDSKJI Sumbar Sasar Pelosok Nagari

20 Juli 2026 - 20:19 WIB

Digitalisasi Hati dari Desa: Gerakan Akar Rumput Sigap Melati

1 Juli 2026 - 19:58 WIB

Penanganan Stunting Desa Langlang melalui Rembuk Stunting

Korupsi SKTM RSUD Tulungagung Cederai Hak Sehat Warga Desa

26 Juni 2026 - 18:05 WIB

Desa Dengkol Mengubah Rembug Stunting Menjadi Laboratorium Solusi

24 Juni 2026 - 13:34 WIB

Syarat MCU Bakal Calon Kades Bekasi Kini Lebih Mudah

18 Juni 2026 - 05:20 WIB

Trending di KESEHATAN