Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 25 Sep 2025 11:59 WIB ·

Lautan Salawat Peringati Maulid Nabi di Kecamatan Pebayuran


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] Ribuan jemaah memadati Plaza Kantor Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, dalam peringatan akbar Maulid Nabi Muhammad SAW pada Kamis (25/9/2025). Sejak pagi, masyarakat dari berbagai penjuru desa berduyun-duyun hadir, menciptakan suasana yang khidmat, meriah, dan religius.

Acara dibuka dengan pembacaan doa bersama dan penampilan Tarian Sufi khas Bekasi yang memukau. Lantunan selawat yang terus bergema sepanjang acara semakin menambah kekhusyukan, diatur secara tertib oleh panitia pelaksana untuk memastikan ribuan jemaah dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tanpa kendala.

Dua tokoh agama ternama, KH. Jamaludin Nawawi, S.Pd., Ketua Rois Syuriah PCNU Kabupaten Bekasi, dan Kyai Mukhlis Mustari atau yang dikenal sebagai Kyai Glowing, tampil sebagai penceramah utama. Keduanya menyuarakan pentingnya meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW sebagai panduan hidup.

“Umat Islam harus meneladani Rasulullah dalam setiap aspek kehidupan. Beliau mengajarkan kasih sayang, kejujuran, dan keadilan. Jika kita mengamalkan nilai-nilai itu, kehidupan bermasyarakat akan semakin damai,” pesan KH. Jamaludin Nawawi dalam tausiyahnya, menekankan pentingnya nilai-nilai universal yang diajarkan Nabi.

Sementara itu, Kyai Glowing mengajak jemaah untuk menggunakan momentum Maulid ini sebagai ajang introspeksi dan penguatan Ukhuwah Islamiyah. “Mari kita jaga ukhuwah, saling menghargai, dan saling membantu. Rasulullah sudah memberi teladan terbaik bagi kita,” tegasnya, menyerukan persaudaraan dan toleransi di tengah masyarakat.

Camat Pebayuran, Hasyim Adnan Adha, S.STP., M.Si., menyampaikan rasa syukurnya atas tingginya antusiasme masyarakat. Ia mendorong agar peringatan Maulid Nabi dijadikan pengingat akan pentingnya persatuan dan penyebaran Islam yang penuh kasih sayang.

“Peringatan Maulid Nabi ini harus menjadi sarana untuk merenungkan keteladanan Rasulullah SAW. Kita perlu terus menebarkan Islam yang penuh kasih sayang serta mempererat kebersamaan di Kecamatan Pebayuran,” ujar Hasyim.

Acara ini turut dihadiri dan dimeriahkan oleh berbagai tokoh penting dan unsur Forkopimcam, menunjukkan soliditas jajaran pemerintah dan masyarakat. Turut hadir antara lain Ustad Aef Kosasih (Ketua MWC NU Pebayuran), AKP Iing Suhaeri (Kapolsek Pebayuran), Lettu Arm Dikin Wahidin (Danramil 11/Pebayuran), serta Kepala Desa, Kepala Puskesmas, dan Ketua Karang Taruna setempat. Seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, dan unsur pemerintah menyatu dalam selawat dan doa penutup yang khusyuk. Peringatan ini menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan menjadi pilar utama dalam memperkuat kebersamaan di Kecamatan Pebayuran.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tegaskan Bebas Tendensi Politik, LSM KANe Malut Buka Suara Soal Monitoring BLT dan Legalitas Organisasi

8 September 2026 - 06:13 WIB

LSM Tantang Inspektorat Halsel Audit Dana Desa Sengga Baru

4 September 2026 - 22:43 WIB

Jurus Baru 20 Desa Wisata Sumbar Pikat Dunia

3 September 2026 - 05:12 WIB

Warga Desa Marikapal Sambut Harapan Baru Terang Listrik PLN dan Penataan Infrastruktur

2 September 2026 - 09:43 WIB

DKP Banggai dan LAUTRA Sulteng Matangkan Jadwal Musdes Sosialisasi

27 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Dari Voucher Seharga 10 ribu, Yogi Berakhir di Balik Jeruji

27 Agustus 2026 - 11:11 WIB

Trending di RAGAM