Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

RAGAM · 7 Feb 2025 22:13 WIB ·

KN Pandudewanata Alami Kerusakan Saat Operasi Pencarian Jurnalis MetroTV


					KN Pandudewanata Alami Kerusakan Saat Operasi Pencarian Jurnalis MetroTV Perbesar

Ternate, Maluku Utara [DESA MERDEKA] – Operasi pencarian terhadap jurnalis MetroTV, Sahril Helmi, yang hilang di perairan Tidore terus dilakukan. Namun, upaya pencarian ini mengalami kendala setelah kapal KN Pandudewanata milik Basarnas Ternate, yang turut serta dalam operasi tersebut, mengalami kerusakan pada hari Jumat (7/2/2025).

Kapal KN Pandudewanata mengalami masalah pada bagian mesin dan kemudi saat melakukan penyisiran di sekitar perairan Tidore hingga perairan Gita. Akibat kerusakan ini, kapal tersebut tidak dapat melanjutkan operasi pencarian.

KN SAR Pandudewanata pada saat tiba di pelabuhan Gita, mengalami mati mesin atau kemudinya tidak berfungsi dengan normal,” jelas Sujono, Nahkoda KN Pandudewanata.

Untuk mengatasi situasi ini, KRI Mata Bongsang 873, yang juga terlibat dalam operasi pencarian, dipanggil untuk membantu menarik KN Pandudewanata menuju Pelabuhan Ahmad Yani Ternate.

Meskipun mengalami kerusakan, Sujono memastikan bahwa pihaknya akan segera melakukan perbaikan secepatnya agar dapat kembali bergabung dalam upaya pencarian.

Insya Allah perbaikan tetap kita kejar sampai malam ini. Kemungkinan kalau kita selesai perbaikan besok pagi, tetap kita lanjutkan pencarian, tapi KRI Bongsang tetap melanjutkan pencarian besok pagi,” ujarnya.

Sementara itu, operasi pencarian terhadap Sahril Helmi yang telah dilakukan sejak pagi hari belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan masih belum menemukan tanda-tanda atau jejak keberadaan sang jurnalis.

Beberapa life jacket atau jaket pelampung memang ditemukan di beberapa lokasi selama pencarian, namun setelah dikonfirmasi, ternyata jaket-jaket tersebut bukan milik Basarnas.

Hingga saat ini, tim SAR terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan Sahril Helmi. Mereka menyisir perairan yang diduga menjadi lokasi hilangnya sang jurnalis.

Masyarakat juga diimbau untuk memberikan informasi jika memiliki petunjuk atau mengetahui sesuatu yang dapat membantu proses pencarian ini.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam melakukan aktivitas di laut. Kondisi cuaca yang tidak menentu dan potensi kerusakan pada peralatan dapat menjadi kendala dalam upaya pencarian dan penyelamatan.
Kita semua berharap agar Sahril Helmi dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 80 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Era Baru Karate Malut: SK PB FORKI Terbit, Ahmad Assagaf Siap Bidik Prestasi Internasional

19 Januari 2026 - 19:31 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 16: Festival Lembah Pusako

19 Januari 2026 - 08:12 WIB

Wabup Sambas Kukuhkan 11 Kades: Jangan Terbuai Perpanjangan Jabatan

19 Januari 2026 - 07:48 WIB

Desa Kauman: Bukan Superman, Tapi Superteam Digital Bojonegoro

18 Januari 2026 - 15:05 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 15: Menjaga Alam, Menjaga Budaya

17 Januari 2026 - 16:55 WIB

Kedaulatan Data: Langkah Cirebon Akhiri Drama Bansos Salah Sasaran

17 Januari 2026 - 09:08 WIB

Trending di RAGAM