Lebak [DESA MERDEKA] – Kabupaten Lebak akan kembali menggelar pesta demokrasi untuk memilih bupati dan wakil bupati periode 2024-2029. Dalam kontestasi kali ini, muncul beberapa nama yang siap bertarung, salah satunya adalah figur ulama kharismatik, KH. Syaepudin Asysyadzily, S.Ag, MH. Beliau yang akrab disapa Kang Haji Aep merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Marjan Mulabaru yang berlokasi di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak.
Kang Haji Aep menyatakan niatnya untuk maju sebagai calon Bupati Lebak. Dorongan kuat dari para kiai sepuh, para santri, serta tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Lebak menjadi salah satu motivasi utamanya.
Menurut Kang Haji Aep, mengemban amanah sebagai bupati merupakan ladang perjuangan baru baginya. Jika kelak terpilih, ia berkomitmen untuk berjuang dalam mengelola pemerintahan Kabupaten Lebak beserta infrastrukturnya.
“Terus terang, saya ini pejuang yang berjuang mendidik umat Nabi Muhammad SAW. Bukan pejuang untuk mengumpulkan uang maupun mendapatkan jabatan,” tegas Kang Haji Aep pada Selasa (21/5/2024). Ia mengusung slogan kampanye yang menarik, yaitu “BEDAS,” yang merupakan akronim dari Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera.
Lebih lanjut, Kang Haji Aep menambahkan harapannya jika terpilih menjadi Bupati Lebak. Ia ingin dapat melanjutkan perjuangannya dalam mendidik, tidak hanya di lingkungan pesantren, tetapi juga kepada masyarakat Kabupaten Lebak secara umum. Dengan demikian, kepemimpinannya diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Untuk mewujudkan niatnya maju dalam kontestasi Pemilihan Bupati Lebak, Kang Haji Aep mengungkapkan bahwa dirinya telah mendaftarkan diri ke beberapa partai politik. Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi beberapa di antaranya. Langkah ini diambil guna mendapatkan rekomendasi resmi dari partai-partai tersebut sebagai tiket untuk maju dalam pilkada mendatang.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.