Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 14 Feb 2026 21:29 WIB ·

Karateka Maluku Utara Asah Fisik dan Empati Jelang Ramadan


					Karateka Maluku Utara Asah Fisik dan Empati Jelang Ramadan Perbesar

Ternate, Maluku Utara [DESA MERDEKA] Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Provinsi Maluku Utara membuktikan bahwa menjadi petarung sejati bukan hanya soal ketangkasan di atas matras. Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, ratusan karateka dari berbagai perguruan akan menggelar Latihan Gabungan (Latgab) besar-besaran sekaligus aksi bakti sosial bertajuk “FORKI Berbagi” di Kota Ternate, Minggu (15/2/2026).

Ketua Umum FORKI Maluku Utara, Ahmad Assegaf, menegaskan bahwa agenda ini merupakan strategi menyatukan visi seluruh perguruan karate di Maluku Utara. Fokus utamanya adalah mencetak atlet yang tidak hanya tangguh secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan kepekaan sosial yang tinggi.

“Kami ingin memastikan seluruh perguruan memiliki visi yang sama dalam mencetak atlet berintegritas. Menyambut bulan puasa adalah momentum tepat untuk memperkuat mentalitas karateka,” ujar Ahmad, Sabtu (14/2/2026).

Transformasi Dojo Menjadi Ruang Sosial
Sudut pandang menarik dari kegiatan ini adalah pergeseran peran organisasi olahraga menjadi penggerak kemanusiaan. Dalam program “FORKI Berbagi”, organisasi ini telah menyiapkan 200 karung beras (masing-masing 5 kg) untuk disalurkan kepada warga Ternate yang membutuhkan.

Langkah ini menunjukkan bahwa semangat Bushido—kode etik ksatria—diimplementasikan secara nyata melalui kepedulian sosial. Menurut Ahmad, aksi ini merupakan wujud syukur sekaligus cara pengurus mengasah sisi humanis para atlet sebelum memasuki bulan suci.

Sinergi Lintas Perguruan untuk Prestasi Nasional
Selain misi sosial, latihan gabungan ini menjadi ajang pertukaran teknik antarperguruan. Ahmad memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh ketua pengurus provinsi perguruan karate di Maluku Utara atas soliditas yang ditunjukkan. Sinergi ini dianggap krusial untuk meningkatkan posisi tawar prestasi karate Maluku Utara di kancah nasional maupun internasional.

“Tanpa komitmen kolektif, kegiatan yang menggabungkan aspek olahraga dan kemanusiaan ini mustahil dapat terlaksana. Kami berharap frekuensi latihan kolektif seperti ini terus meningkat,” tambahnya.

Melalui agenda ini, FORKI Maluku Utara mengirimkan pesan kuat bahwa disiplin karate justru diuji saat seseorang mampu menyeimbangkan kekuatan fisik dengan kemurnian hati untuk berbagi.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 81 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Dari Tanah Ulayat Menuju Piala Gubernur: Kisah Inspiratif Simalanggang

30 Juni 2026 - 09:11 WIB

Miris! TPQ Desa Loleo Obi Selatan Telantar Jadi Gudang dan Penuh Kotoran Kambing, Generasi Muda Terancam Dampak Buruk

28 Juni 2026 - 13:38 WIB

Tudingan Sepihak: Kades Nyonyifi Resmi Laporkan Darwis Yusuf Atas Dugaan Penyerobotan Lahan

25 Juni 2026 - 20:19 WIB

Sinergi Gotong Royong Wali Murid Warnai Kelulusan SDN Bantarjaya 05 Bekasi

24 Juni 2026 - 13:14 WIB

AI dan Bansos: Akhir Era ‘Main Mata’ Perangkat Desa?

24 Juni 2026 - 08:49 WIB

Trending di RAGAM