Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 9 Sep 2025 22:10 WIB ·

Kapus Indari Diduga Selewengkan Dana BOK Rp1 Miliar


					Kapus Indari Diduga Selewengkan Dana BOK Rp1 Miliar Perbesar

Halmahera Selatan, Maluku Utara [DESA MERDEKA] Dugaan ketidaktransparanan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puskesmas Indari, Kecamatan Bacan Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, menjadi sorotan tajam. Kepala Puskesmas (Kapus) Indari, Badawi Kamarullah, dituding menyalahgunakan dan tidak mengelola anggaran senilai hampir Rp1 miliar secara akuntabel.

Berdasarkan pengakuan sejumlah pegawai Puskesmas yang enggan disebutkan namanya, transparansi penggunaan dana BOK yang menjadi sumber utama operasional selama ini tidak pernah ada. Para pegawai merasa tidak memiliki akses terhadap rincian anggaran yang seharusnya mereka ketahui agar program kerja dapat berjalan efektif.

Salah satu pegawai mengungkapkan kejanggalan dalam alokasi dana kegiatan. “Dana BOK mencapai hampir Rp1 miliar, tapi kami hanya mendapatkan Rp170 ribu per hari saat turun ke desa. Untuk tiga hari kegiatan, kami hanya menerima Rp510 ribu. Jauh sekali dari yang seharusnya,” ungkapnya. Ketidaksesuaian ini dilaporkan telah terjadi selama bertahun-tahun tanpa perbaikan.

Ketika para pegawai mempertanyakan rincian anggaran kepada Badawi, mereka mengaku tidak pernah mendapatkan penjelasan yang memadai. “Kami merasa ini pelanggaran transparansi yang merugikan kami sebagai pelaksana program dan masyarakat yang seharusnya menerima manfaatnya,” tambah pegawai lainnya.

Selain isu dana, muncul juga dugaan penyalahgunaan fasilitas. Menurut pegawai, sebuah mesin tempel 40 PK yang seharusnya digunakan untuk operasional Puskesmas tidak pernah dipakai. Sebaliknya, Badawi diduga memanfaatkan kendaraan dinas berupa longboat untuk keperluan pribadi dan bahkan seolah-olah mengklaim mesin tempel tersebut sebagai miliknya.

Manajemen di Puskesmas Indari juga dikeluhkan buruk. Pegawai mengeluhkan minimnya Alat Tulis Kantor (ATK) dan sarana pendukung lainnya. Kondisi ini mengindikasikan lemahnya pengelolaan sumber daya dan dana, yang seharusnya bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Dugaan penyimpangan dan ketidaktransparanan ini memicu keresahan di kalangan pegawai dan masyarakat. Mereka mendesak agar segera dilakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan anggaran. Tuntutan ini bertujuan memastikan dana yang diperuntukkan bagi kesehatan masyarakat benar-benar digunakan secara tepat dan bertanggung jawab.

Menanggapi hal tersebut, DPRD Kabupaten Halmahera Selatan didesak untuk bertindak. Komisi I DPRD diminta untuk memanggil Badawi Kamarullah guna meminta klarifikasi lengkap terkait dugaan-dugaan tersebut. Para pegawai dan masyarakat berharap DPRD dapat mengusut tuntas masalah ini demi perbaikan pelayanan kesehatan dan kepercayaan publik terhadap institusi tersebut.

Catatan Redaksi: Kami telah berusaha menghubungi Kepala Puskesmas Indari, Badawi Kamarullah, melalui aplikasi WhatsApp untuk meminta konfirmasi, namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons.

Kontributor/(Foto): Alimudin Abd. Fatah 

Disclaimer Berita: Berita ini didasarkan pada keterangan dari beberapa narasumber yang merupakan pegawai internal dan masyarakat sekitar Puskesmas Indari. Informasi ini masih bersifat dugaan dan memerlukan verifikasi serta investigasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 188 kali

Satu tanggapan untuk “Kapus Indari Diduga Selewengkan Dana BOK Rp1 Miliar”

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Uji Petik Akuntabilitas BPKP : Tiga Desa Raih Hasil Memuaskan

15 Juni 2026 - 15:08 WIB

Strategi Meja Makan, Bupati Sidrap Ubah Lahan Tidur Jadi Lumbung

15 Juni 2026 - 01:13 WIB

BLT Desa Sungai Intan: Menjangkau Warga Hingga ke Pelosok

14 Juni 2026 - 22:53 WIB

Petani Pasaman Kini Berdaya Berkat Perda Komoditas Unggulan

13 Juni 2026 - 22:39 WIB

Transparansi Informasi Publik Jadi Kunci Keberhasilan Pembangunan Desa

13 Juni 2026 - 15:22 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

13 Juni 2026 - 06:06 WIB

Trending di RAGAM