Disarpustaka Kapuas Percepat Implementasi Aplikasi Srikandi di Desa dan Kelurahan
Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah [DESA MERDEKA] – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, terus berupaya mengakselerasi transformasi administrasi desa dan kelurahan melalui digitalisasi. Upaya terbaru adalah dengan intensifnya pendampingan penggunaan Aplikasi Srikandi bagi para petugas di tingkat kelurahan dan desa, yang baru-baru ini dilakukan di Kecamatan Kapuas Murung dan Dadahup.
Kepala Disarpustaka Kapuas, Aswan, menegaskan komitmennya untuk mempercepat implementasi Srikandi, aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi, dari perangkat daerah hingga ke tingkat desa.
“Kami di Disarpustaka Kapuas akan terus melakukan percepatan implementasi penggunaan Aplikasi Srikandi, baik di perangkat daerah hingga ke desa-desa, agar penerapannya dapat berjalan dengan optimal,” kata Aswan di Kuala Kapuas pada Jumat (28/11/2025).
Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan seluruh unit pemerintahan di tingkat bawah dapat menyelenggarakan kearsipan dan administrasi persuratan secara berbasis teknologi, efektif, dan sesuai dengan standar nasional.
Digitalisasi Arsip Keluarga Melalui Inovasi LAPAK
Selain fokus pada digitalisasi persuratan dinas melalui Srikandi, kegiatan pendampingan tersebut juga dirangkai dengan pembinaan kearsipan umum dan sosialisasi Layanan Pengelolaan Arsip Keluarga (LAPAK). Selain itu, Disarpustaka turut menyosialisasikan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) kepada para petugas di dua kecamatan tersebut.
LAPAK merupakan sebuah inovasi unggulan Pemerintah Kabupaten Kapuas yang telah diluncurkan pada Februari 2025 lalu. Inovasi ini sangat penting bagi masyarakat. Melalui LAPAK, Disarpustaka membantu masyarakat mengamankan dokumen-dokumen penting milik keluarga, seperti Ijazah, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), paspor, dan dokumen vital lainnya, dengan cara proses alih media arsip dari bentuk fisik ke bentuk digital.
Sosialisasi LAPAK ini telah dilakukan di berbagai kecamatan di Kapuas dengan harapan dokumen masyarakat dapat diselamatkan dan mudah diakses, meminimalkan risiko kehilangan atau kerusakan.
Dukungan Penuh Aparatur Kecamatan
Sekretaris Camat Kapuas Murung, Erna Anisya, menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif ini. Ia menekankan bahwa arsip adalah dokumen negara yang memiliki nilai penting. Oleh karena itu, penerapan dan implementasi Srikandi secara optimal di setiap desa menjadi krusial demi terselenggaranya kearsipan yang baik.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Camat Dadahup, Elnada. Ia berharap digitalisasi arsip di wilayahnya mampu mewujudkan tertib arsip yang baik dan administrasi persuratan yang modern berbasis teknologi.
“Kami berharap perangkat desa dan kecamatan mampu mengimplementasikan serta menerapkan penggunaan aplikasi Srikandi, khususnya di wilayah Kecamatan Dadahup,” ujar Elnada, menandakan komitmen wilayahnya terhadap percepatan tata kelola persuratan digital.
Komitmen Disarpustaka Kapuas untuk memperluas implementasi Srikandi hingga ke desa-desa menunjukkan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan berbasis teknologi di era digital.
Redaksi Desa Merdeka


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.