Bekasi, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa Serang, Cikarang Selatan, Bekasi, mengambil langkah konkret mendukung ketahanan pangan. Melalui alokasi dana desa, program budidaya ayam petelur diresmikan untuk memberdayakan masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan ekonomi lokal tetapi juga menjadi pionir kesiapan program pangan nasional.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Serang, Achmad Fadilah, mengungkapkan, tahap awal program telah sukses membangun dua kandang modern. Masing-masing kandang menampung 480 ekor ayam, sehingga total ada 960 ekor ayam petelur. “Program ini menandai kolaborasi strategis BUMDes dan masyarakat, sekaligus persiapan menyambut Program Makan Bergizi Gratis (MBG),” jelas Fadilah saat peresmian.
Fadilah berharap program ini dapat mempererat sinergi antara warga dan Pemerintah Desa, terutama dalam pemberdayaan petani dan peternak. Dengan demikian, alokasi anggaran modal untuk BUMDes di masa depan akan lebih terarah dan optimal.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cikarang Selatan, Udung Budiawan, menegaskan bahwa program budidaya ayam petelur merupakan implementasi amanat pemerintah pusat. “Pemerintah menginstruksikan 20 persen dana desa dialokasikan untuk ketahanan pangan,” ujar Udung.
Udung optimis program ini akan membawa dampak positif. “Kami berharap budidaya ayam petelur ini meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” tambahnya. Lebih lanjut, Udung berharap terjalin kerja sama erat dengan Koperasi Desa (Kopdes) Serang, khususnya dalam memasarkan hasil produksi.
Peresmian kandang ayam petelur yang berlokasi di Kampung Jati Pilar ini dihadiri berbagai pihak penting. Turut hadir Pemerintah Desa Serang, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua BUMDes, perwakilan PKK, dan Sekcam Cikarang Selatan. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Desa Serang dalam membangun kemandirian pangan dan ekonomi warganya.
Redaksi Desa Merdeka



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.