Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 11 Jul 2025 13:04 WIB ·

Jumat Berkah Masjid Al-Mirza Ngade Sone, Toboleu: Bekal Abadi di Negeri Akhirat


					Jumat Berkah Masjid Al-Mirza Ngade Sone, Toboleu: Bekal Abadi di Negeri Akhirat Perbesar

Ternate [DESA MERDEKA] — Setiap Jumat selalu membawa keberkahan tersendiri, sebuah momentum istimewa bagi umat Muslim untuk berkumpul, menunaikan salat, dan merenungkan makna kehidupan. Di Masjid Al-Mirza, Lingkungan Ngade Sone, Kelurahan Toboleu, Kecamatan Kota Ternate Utara, nuansa keberkahan itu begitu terasa pada Jumat, 11 Juli 2025 (15 Muharram 1447 H). Usai salat Jumat, pelataran masjid dipenuhi kebahagiaan dan kehangatan, ketika para ibu majelis taklim Ngade Sone dengan sukacita melayani jemaah dengan berbagai hidangan lezat. Ketupat santan, lontong, dan beragam jenis lauk ikan tersaji, menambah syahdu suasana kebersamaan.

Namun, di balik kegembiraan berbagi, ada pesan mendalam yang disampaikan oleh Khatib Jumat, Hi. Ibrahim Muhammad, S.Pd., M.Pd. Sebagai seorang akademisi terkemuka di salah satu perguruan tinggi di Kota Ternate, beliau menyoroti sebuah tema krusial yang sering luput dari perhatian: pentingnya persiapan menyambut kematian. Khotbahnya bukan sekadar rangkaian kata, melainkan sebuah untaian hikmah yang menggetarkan hati dan mengajak setiap jemaah untuk merenung lebih dalam.

Dunia: Sekadar Persinggahan, Akhirat: Tujuan Sejati
“Kehidupan di dunia ini hanyalah sebatas tempat persinggahan. Kehidupan sejati adalah di negeri akhirat,” ujar Hi. Ibrahim Muhammad dengan suara berwibawa. Pernyataan ini menjadi pengingat yang tajam akan hakikat keberadaan manusia. Sering kali, kita terlalu disibukkan dengan urusan duniawi, berlomba-lomba mengumpulkan harta, mengejar jabatan, dan larut dalam gemerlap kehidupan fana. Padahal, semua itu hanyalah sementara.

Beliau melanjutkan, “Maka alangkah bodohnya jika manusia berlomba-lomba mengumpulkan sebanyak-banyaknya harta dan menyibukkan diri dengan dunia, sementara akhirat dia lupakan. Padahal kehidupan akhiratlah tempat kita akan kembali.” Kalimat ini menggarisbawahi paradoks dalam kehidupan modern. Manusia cerdas dan bijaksana, menurut beliau, adalah mereka yang mampu melihat jauh ke depan, melampaui batas-batas dunia, dan mempersiapkan diri dengan bekal sebanyak-banyaknya untuk kehidupan abadi di akhirat. Bekal ini, tentu saja, bukanlah harta benda atau pangkat duniawi, melainkan amal saleh dan ketakwaan.

Bekal Menuju Keabadian: Jangan Tunda, Jangan Lengah
Hi. Ibrahim Muhammad juga menyoroti fenomena yang memprihatinkan. “Banyak sudah yang pergi dengan bekal yang sedikit, bahkan tanpa bekal sama sekali menuju negeri akhirat.” Sebuah kenyataan pahit yang seharusnya menjadi cambuk bagi kita semua. Meskipun sering diingatkan oleh para guru, para ustaz, baik melalui mimbar-mimbar dakwah maupun majelis ilmu, tentang kehidupan abadi negeri akhirat, masih banyak yang abai.

Inilah mengapa momen Jumat berkah menjadi sangat relevan. Ini adalah waktu untuk introspeksi, untuk mengevaluasi kembali prioritas hidup. “Mumpung masih ada waktu, marilah kita berlomba-lomba berbuat amal baik, mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya, dan menjauhi segala larangan-Nya,” ajak beliau. Seruan ini adalah sebuah undangan tulus untuk tidak menunda lagi, untuk segera memperbaiki diri dan mengumpulkan bekal sebanyak-banyaknya. Setiap sedekah, setiap ibadah, setiap perbuatan baik, adalah investasi berharga yang akan kita tuai hasilnya di kehidupan setelah mati.

Pesan khotbah Jumat di Masjid Al-Mirza pada Jumat yang penuh berkah ini adalah sebuah pengingat yang tak lekang oleh waktu: “kematian adalah keniscayaan, dan akhirat adalah tujuan akhir. Oleh karena itu, mari manfaatkan setiap detik yang kita miliki di dunia ini untuk menimbun bekal kebajikan, demi meraih kebahagiaan abadi di sisi-Nya,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 30 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua DPD APDESI Jawa Barat Dilaporkan, Polisi Diminta Usut Dugaan Intimidasi dan Penyalahgunaan Senjata Api Secara Transparan

31 Mei 2026 - 09:55 WIB

Internet Rakyat: Antara Teknologi Canggih dan Kemandirian Desa

30 Mei 2026 - 19:48 WIB

Tebar Qurban Pemprov Sumbar Sukses Jangkau Mentawai

30 Mei 2026 - 15:47 WIB

Ambulans Desa: Saat Pejabat Tinggalkan Mobil Mewah

29 Mei 2026 - 20:25 WIB

Ambulans dari Anggaran Dinas: Langkah Berani Bupati Serang

29 Mei 2026 - 18:09 WIB

Sapi Kurban Wabup Tabalong Bahagiakan Warga Desa Lano

29 Mei 2026 - 12:18 WIB

Trending di RAGAM