Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Momentum Ramadan dimanfaatkan Wakil Ketua DPRD Sumbar, Iqra Chissa Putra, untuk “pulang ke rumah” di Batipuh Panjang. Lewat Safari Ramadan di Musala Abdullah, Minggu (8/3/2026), politisi muda Golkar ini tidak sekadar datang menyapa, tetapi langsung mengeksekusi solusi atas keresahan warga yang selama ini terganggu oleh masuknya hewan ternak ke area suci musala.
Masalah pagar musala yang absen selama bertahun-tahun kini menemui titik terang melalui bantuan tunai sebesar Rp20 juta yang diserahkan langsung oleh Iqra. Bantuan ini menjadi jawaban konkret agar jemaah bisa beribadah dengan lebih khusyuk, aman, dan nyaman tanpa gangguan eksternal.
Pemberdayaan Kaum Ibu Lewat Skill Menjahit
Tak hanya fokus pada infrastruktur fisik rumah ibadah, Iqra juga memboyong program ekonomi produktif ke wilayah Koto Tangah. Melalui program Pokok Pikiran (Pokir) tahun 2026, ia memastikan kaum ibu di Batipuh Panjang akan mendapatkan pelatihan menjahit bersertifikat.
“Kami ingin ibu-ibu di sini punya keterampilan tambahan untuk menopang ekonomi keluarga. Ini bukan sekadar bantuan sesaat, tapi investasi kemandirian,” tegas Iqra di hadapan jemaah. Baginya, pembangunan yang ideal adalah keseimbangan antara fisik wilayah dan kapasitas manusianya.
Menyerap Aspirasi Tanpa Sekat
Dalam suasana akrab khas silaturahmi Ramadan, Iqra menegaskan posisinya sebagai “jembatan” bagi masyarakat. Ia meminta pengurus RT dan lurah setempat untuk lebih proaktif dan tidak sungkan melaporkan kendala pembangunan, mulai dari perbaikan jalan, masalah pertanian, hingga akses pendidikan.
Selain bantuan fisik untuk musala, Iqra juga membagikan 50 helai kain sarung bagi jemaah dan anak yatim sebagai bentuk apresiasi sosial. Langkah ini mempertegas gaya kepemimpinannya yang memadukan kebijakan anggaran dengan kepedulian sosial di akar rumput.


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.