Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PENDIDIKAN · 20 Feb 2026 13:32 WIB ·

Inovasi SMAN 1 Jombang, Penghargaan Haki


					Inovasi SMAN 1 Jombang, Penghargaan Haki Perbesar

SMAN 1 Jombang sukses raih penghargaan IGA Jawa Timur dan sertifikat HAKI melalui inovasi Pusaka & Bata Merdeka.

JOMBANG, Jawa Timur, [Desa Merdeka]Siapa bilang inovasi cuma milik sekolah vokasi atau perusahaan teknologi? SMAN 1 Jombang baru saja mematahkan stigma itu dengan cara yang sangat elegan. Sekolah ini sukses memboyong penghargaan Innovative Government Award (IGA) tingkat Jawa Timur sekaligus mengamankan dua sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

​Prestasi ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan buah dari atmosfer kerja yang “ngewongke” (memanusiakan) manusia. Kepala Sekolah, Dyah Ayu Endrianingsih, percaya bahwa ide brilian tidak akan lahir dari tekanan, melainkan dari rasa nyaman. Dirinya menciptakan ekosistem di mana guru dan siswa merasa aman untuk mencoba hal baru tanpa takut gagal.

​Inovasi yang Menyentuh Hati: Dari Puisi ke Bata Merdeka

​Dua program unggulan yang mencuri perhatian adalah Pusaka dan Bata Merdeka. Melalui tangan dingin Hesty Ayuningtyas, sastra tidak lagi membosankan di dalam mading. Siswa Gen Z diajak menuangkan puisi ke media kekinian seperti kaos dan tas. Hasilnya? Sastra jadi gaya hidup yang “cepat saji” tapi tetap berisi.

​Di sisi lain, Kaseri membawa misi penyelamatan bumi lewat Bata Merdeka. Limbah plastik yang biasanya jadi masalah, disulap menjadi material bangunan bernilai estetika tinggi dengan sentuhan patriotisme warna merah putih. Ini adalah bukti nyata bahwa sekolah bisa menjadi solusi bagi isu ekologis.

​Membangun Karakter Melalui HAKI

​Tak berhenti di situ, semangat menjaga alam juga tertuang dalam inovasi Pinto (Pestisida Nabati Organik) karya Zaghlul Rijal dan Yustiningsih. Selain itu, ada program Balas Cinta yang fokus membangun empati siswa melalui kurasi bacaan berkualitas.

​Sejak 2023, transformasi ini terlihat nyata. SMAN 1 Jombang bukan hanya unggul dalam penghargaan, tapi juga menjadi sekolah dengan jumlah siswa terbanyak yang lolos jalur SNBP di Jombang pada 2025.

​Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jombang, Dr. Eko Redjo Sunariyanto, pun angkat topi. Eko menyebut SMAN 1 Jombang sebagai inspirator bagi lembaga lain untuk terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat melalui inovasi yang berdampak langsung ke siswa.(*)

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Lepas 340 Penerima Beasiswa Sawit, Gubernur Mahyeldi : Jangan Sia-siakan Kesempatan

22 September 2026 - 10:45 WIB

Di Tengah Demam AI, Guru Sumbar Butuh Perlindungan

5 September 2026 - 14:24 WIB

Bangkit dari Bawah: Pemulihan Gempa Ngada Berbasis Desa

4 September 2026 - 21:07 WIB

Kelurahan Cipayung dan Paramadina Buka Ruang Kolaborasi Global

1 September 2026 - 14:21 WIB

Renovasi Kelas, Siswa SMA Cendana Boas Malaka Belajar di Luar

31 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Kisah Nurul Fadiah, Melawan ‘Brain Drain’ dari Pesisir Selayar

16 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Trending di PENDIDIKAN