Menu

Mode Gelap
Korban Bencana Sumatra Capai 303 Jiwa, Sumut Paling Terdampak Akses Darurat dan Data Tunggal Kunci Penanganan Bencana Sumbar Dana Desa Tahap II Gagal Cair, Program Pembangunan Mangkrak 24 Desa Jember Masih Blank Spot, DPRD Desak Diskominfo Pengamanan Ketat Kawal Pencairan Dana Desa Tolikara Berjalan Lancar

EKBIS · 9 Okt 2025 13:13 WIB ·

Inilah Pentingnya Kemasan dalam Bisnis UMKM


					Inilah Pentingnya Kemasan dalam Bisnis UMKM Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] – Asosiasi Profesi Pendamping Entrepreneur Indonesia (ASPPENDO) kembali menegaskan peran krusial kemasan dan labelisasi dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Kamis (09/10/2025) secara daring melalui platform Zoom Meeting dan channel Youtube Asppendo.

Dalam webinar Aktualisasi Pendamping Jalin Mikro Mandiri sesi #29 bertemakan “Menyusun Strategi Pelabelan dalam Kemasan Produk” yang didukung oleh Kementerian UMKM Republik Indonesia, para pelaku usaha diingatkan bahwa kemasan adalah cerminan kualitas produk dan ujung tombak komunikasi bisnis.

Moderator Rudy Edwin dari DPP ASPPENDO memimpin diskusi yang menghadirkan wawasan tajam, termasuk dari narasumber Nashrullah Hasin selaku CEO Rumah Besar Kemasan. Poin utama yang digarisbawahi adalah pentingnya integritas dalam setiap aspek visual produk, mulai dari desain, bahan kemasan, hingga informasi pada label.

Integritas Label dan Desain Kemasan

Dalam webinar tersebut, disimpulkan bahwa label dan kemasan sesungguhnya merupakan komunikasi bisnis yang paling dikenal oleh konsumen. Oleh karena itu, bahan kemasan yang dipilih haruslah mencerminkan isinya—memberikan janji mutu yang sesuai dengan produk di dalamnya.

Lebih lanjut, desain produk dan kemasan yang menarik menjadi keharusan untuk memikat perhatian konsumen di tengah persaingan pasar. Namun, daya tarik visual harus sejalan dengan kebenaran informasi.

Hati-hati dengan Informasi Palsu

Aspek hukum menjadi perhatian serius. Disebutkan bahwa informasi pada label harus benar dan jelas. Jika informasi yang disajikan tidak sesuai dengan fakta, hal ini dapat berdampak pada masalah hukum yang merugikan pelaku usaha.

“Jangan jadikan kemasan sebagai media menutupi kekurangan kita, tapi jadikanlah kemasan itu bahwa produk kita luar biasa atas kelebihan produk kita,” tegas Nashrullah, menutup sesi dengan pesan kuat.

Webinar ini, yang turut didukung oleh Co-Host Sri Ayesya, diharapkan dapat mendorong para pendamping dan pelaku UMKM untuk melihat kemasan bukan sekadar biaya, melainkan investasi strategis untuk menonjolkan keunggulan dan membangun kepercayaan konsumen.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 154 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bupati Minut Tawarkan Likupang ke Investor Global di Forum UCLG

4 Desember 2025 - 21:20 WIB

Ditemukan Hama, Bulog Tarik Seluruh Beras Bantuan di Jepara

4 Desember 2025 - 21:10 WIB

Inovasi Ecoprint Desa Bojong Cianjur Tembus Pasar Interior

22 November 2025 - 03:24 WIB

Modal Konsisten, Gadis Desa Rawaheng Raup Cuan Puluhan Juta

22 November 2025 - 02:04 WIB

Jagung Pipil Ciperna Subur: Bukti Nyata Ketahanan Pangan Prabowo

21 November 2025 - 11:14 WIB

APOKI Tetapkan Pengurus Inti, Siap Perkuat Industri Kelapa Nasional

20 November 2025 - 06:25 WIB

Trending di EKBIS