Jakarta [DESA MERDEKA] – Asosiasi Profesi Pendamping Entrepreneur Indonesia (ASPPENDO) kembali menegaskan peran krusial kemasan dan labelisasi dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Kamis (09/10/2025) secara daring melalui platform Zoom Meeting dan channel Youtube Asppendo.
Dalam webinar Aktualisasi Pendamping Jalin Mikro Mandiri sesi #29 bertemakan “Menyusun Strategi Pelabelan dalam Kemasan Produk” yang didukung oleh Kementerian UMKM Republik Indonesia, para pelaku usaha diingatkan bahwa kemasan adalah cerminan kualitas produk dan ujung tombak komunikasi bisnis.
Moderator Rudy Edwin dari DPP ASPPENDO memimpin diskusi yang menghadirkan wawasan tajam, termasuk dari narasumber Nashrullah Hasin selaku CEO Rumah Besar Kemasan. Poin utama yang digarisbawahi adalah pentingnya integritas dalam setiap aspek visual produk, mulai dari desain, bahan kemasan, hingga informasi pada label.
Integritas Label dan Desain Kemasan
Dalam webinar tersebut, disimpulkan bahwa label dan kemasan sesungguhnya merupakan komunikasi bisnis yang paling dikenal oleh konsumen. Oleh karena itu, bahan kemasan yang dipilih haruslah mencerminkan isinya—memberikan janji mutu yang sesuai dengan produk di dalamnya.
Lebih lanjut, desain produk dan kemasan yang menarik menjadi keharusan untuk memikat perhatian konsumen di tengah persaingan pasar. Namun, daya tarik visual harus sejalan dengan kebenaran informasi.
Hati-hati dengan Informasi Palsu
Aspek hukum menjadi perhatian serius. Disebutkan bahwa informasi pada label harus benar dan jelas. Jika informasi yang disajikan tidak sesuai dengan fakta, hal ini dapat berdampak pada masalah hukum yang merugikan pelaku usaha.
“Jangan jadikan kemasan sebagai media menutupi kekurangan kita, tapi jadikanlah kemasan itu bahwa produk kita luar biasa atas kelebihan produk kita,” tegas Nashrullah, menutup sesi dengan pesan kuat.
Webinar ini, yang turut didukung oleh Co-Host Sri Ayesya, diharapkan dapat mendorong para pendamping dan pelaku UMKM untuk melihat kemasan bukan sekadar biaya, melainkan investasi strategis untuk menonjolkan keunggulan dan membangun kepercayaan konsumen.

Penggiat Desa. Lakukan yang Perlu saja (Prioritas).
Kita Gak perlu memenangkan semua Pertempuran.
Tinggal di Padang Pariaman, Sumatera Barat.



















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.