Malaka, NTT [DESA MERDEKA] – Upaya meningkatkan mutu pendidikan di Nusa Tenggara Timur terus digencarkan. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Telekomunikasi dan Informasi Pendidikan Provinsi NTT mengadakan bimbingan teknis (bimtek) pengembangan konten digital. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Ramayana, Betun, Malaka, pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2025, ini ditujukan bagi guru-guru Sekolah Menengah Atas (SMA) dari Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka.
Bimtek ini bertujuan untuk membekali para guru dalam memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana pembelajaran yang lebih inklusif, kreatif, dan modern. Dengan kemampuan ini, diharapkan guru dapat menyajikan materi pelajaran yang lebih mudah dipahami dan diserap oleh siswa. Di samping itu, kegiatan ini juga mengedukasi siswa agar terbiasa memanfaatkan teknologi informasi sejak dini.

Charles Malehere, S.Kom., Kepala UPTD Telekomunikasi dan Informasi Pendidikan Provinsi NTT, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari strategi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui digitalisasi pendidikan. Ia menekankan bahwa kemajuan sebuah sekolah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya kepala sekolah.
“Saya bilang ke guru-guru bahwa maju satu sekolah itu bukan hanya tugas kepala sekolah atau wakil kepala sekolah saja, tapi semua berkepentingan, mulai dari penjaga malam, cleaning service, guru-guru, dan kepala sekolah wajib berkontribusi dan berkolaborasi,” ujar Charles Malehere saat ditemui usai penutupan bimtek. Ia berharap ilmu yang diperoleh para guru dapat dibagikan kepada rekan-rekan sejawat di sekolah masing-masing, menciptakan efek domino positif.
Charles juga menyoroti pentingnya membiasakan siswa dengan teknologi agar mereka tidak tertinggal saat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. “Paling tidak satu bulan atau tiga bulan sekali pakai laptop untuk ajar anak-anak. Kita tidak tahu kalau orang tua siswa punya mimpi untuk anaknya lanjut pendidikan tinggi di kota, dan di sana pasti semua gunakan teknologi,” pungkasnya. Tanpa pengenalan teknologi sejak dini, kemampuan akademis siswa bisa tidak teroptimalkan.
Dengan menghadirkan narasumber dari akademisi yang kompeten di bidang digitalisasi, kegiatan ini diikuti oleh 46 guru SMA dari Kabupaten Belu dan Malaka. Bimtek ini resmi dibuka oleh Koordinator Wilayah Sekolah SMA/SMK se-Malaka, menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap inovasi pendidikan. Harapannya, kerja sama solid di antara guru dan seluruh elemen sekolah dapat terus mendorong peningkatan mutu pendidikan di NTT.

Bangun Desa untuk Negeri


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.