Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

POLITIK · 27 Jan 2026 17:52 WIB ·

GMNI Malaka Dilantik: Mahasiswa Jadi Benteng Intelektual Perbatasan RI


					Pose bersama ketum DPP GMNI, Pengurus DPC Malaka, Alumni serta Forkompinda Kabupaten Malaka Perbesar

Pose bersama ketum DPP GMNI, Pengurus DPC Malaka, Alumni serta Forkompinda Kabupaten Malaka

Malaka, Nusa Tenggara Timur [DESA MERDEKA] Kabupaten Malaka tidak lagi hanya menjadi titik terluar peta Indonesia, melainkan kini menjadi pusat pergerakan intelektual mahasiswa nasionalis. Pada Senin (26/1/2026), Ketua Umum DPP GMNI, Risat Falefhi, secara resmi melantik pengurus DPC GMNI Kabupaten Malaka di Aula Hotel Nusa Dua, Betun.

Momen ini menjadi sangat istimewa karena Malaka merupakan satu dari sedikit cabang di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikukuhkan langsung oleh pimpinan pusat. Pelantikan ini sekaligus mengakhiri masa penantian panjang sejak 2018, di mana GMNI Malaka sebelumnya hanya berstatus sebagai mandat atau karateker.

Bukan Sekadar Kritik, Tapi Solusi Konkret
Risat Falefhi dalam arahannya menekankan bahwa kader GMNI di wilayah perbatasan memiliki tanggung jawab moral yang lebih besar dibanding daerah lain. Ia menantang para pengurus baru untuk tidak terjebak dalam pola kritik konvensional, melainkan harus mampu menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Kader GMNI harus berani melawan ketidakadilan dan penjajahan modern. Namun lebih dari itu, kehadiran GMNI di Malaka harus memberikan warna positif melalui kerja nyata dan kolaborasi strategis dengan Pemerintah Daerah serta TNI-Polri,” tegas Risat.

Menjemput Program Pusat untuk Daerah
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD GMNI NTT, Kristoforus Haukilo, menyebut bahwa status definitif ini adalah “karpet merah” bagi mahasiswa Malaka untuk mengakses jejaring nasional. Menurutnya, status pengurus yang sudah resmi akan mempermudah kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga negara.

“Malaka punya potensi luar biasa. Jika pengurus baru mau melakukan terobosan, banyak program strategis dari pusat yang siap kita tarik ke sini melalui jejaring GMNI NTT,” ujar Kristoforus.

Simbol Kebangkitan Nasionalisme Perbatasan
Selain pengurus Malaka, dalam kesempatan yang sama turut dilantik kepengurusan DPC GMNI Kabupaten Belu. Penyatuan prosesi pelantikan dua kabupaten perbatasan ini mengirimkan pesan kuat tentang soliditas mahasiswa nasionalis di garda terdepan NKRI yang berbatasan langsung dengan Timor Leste.

Dengan pengukuhan ini, GMNI Malaka diharapkan bertransformasi dari sekadar organisasi mahasiswa menjadi mitra kritis pemerintah yang mampu mengawal isu-isu kerakyatan, agraria, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat perbatasan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 79 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Solid Bergerak! Musancab PDI-P Padang Pariaman Bakar Semangat Ratusan Kader

1 Mei 2026 - 09:33 WIB

Musda KNPI Papua Barat Daya: Akhiri Era Pemuda Seremonial

27 April 2026 - 02:36 WIB

Pasar Tradisional Sekarat: Jeritan Anak Pedagang Menggugat Khofifah

21 April 2026 - 06:59 WIB

Foto: Hasil Rekayasa Ai, Baret Meluapkan Kemarahan

Lawan Godzilla El-Nino, Sektor Pertanian dan Perikanan Jadi Fokus Utama

13 April 2026 - 18:33 WIB

Ziarah Mohammad Yamin: Misi Senior PP Perkuat Solidaritas Organisasi

12 April 2026 - 06:03 WIB

Slogan Perempuan Mengabdi: Anggi Putri Warnai Kursi BPD Bantarjaya

28 Maret 2026 - 15:22 WIB

Trending di POLITIK