Mojokerto, Jawa Timur [DESA MERDEKA] – Pemerintah Desa Gedangan, Kecamatan Jangli, mulai mengubah wajah pendidikan lokal dengan membangun gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) baru. Proyek yang dibiayai oleh Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 ini resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama pada Kamis (20/11/2025). Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa desa kini lebih memprioritaskan investasi manusia ketimbang sekadar pembangunan fisik semata.
Kepala Desa Gedangan, Sumantri, menegaskan bahwa fasilitas ini bukan sekadar gedung, melainkan jantung masa depan desa. Pihaknya menargetkan pembangunan rampung dalam tiga bulan ke depan agar pada awal 2026, anak-anak di Desa Gedangan sudah bisa belajar di gedung yang lebih layak dan representatif.
Kejar Target Operasional 2026
Dalam sambutannya, Sumantri mengajak seluruh warga untuk ikut mengawal proyek ini. Keberadaan gedung PAUD yang mandiri diharapkan mampu meningkatkan daya jangkau pendidikan bagi anak-anak di pelosok desa yang selama ini mungkin terkendala fasilitas.
“Kami menargetkan pembangunan selesai dalam tiga bulan. Tahun 2026 PAUD ini sudah bisa beroperasi dan dimanfaatkan warga,” ujar Sumantri. Sinergi antara pemerintah desa, Camat Jangli, dan Babinsa menjadi kunci agar proses pengerjaan berjalan tertib, aman, dan sesuai spesifikasi yang direncanakan.
Pendidikan Sebagai Prioritas Baru
Apresiasi datang dari pihak Kecamatan Jangli yang menilai langkah Desa Gedangan sebagai inisiatif cerdas dalam mengalokasikan Dana Desa. Sektor pendidikan sering kali kalah pamor dibandingkan pembangunan jalan atau irigasi, namun Gedangan memilih jalan yang berbeda dengan menempatkan pendidikan usia dini di garda depan.
Peletakan batu pertama ini membawa harapan besar bagi warga. Dengan adanya gedung PAUD yang baru, Dana Desa benar-benar dirasakan manfaatnya sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara jangka panjang. Masa depan anak-anak Gedangan kini memiliki pondasi yang lebih kokoh.

Jurnalis dan Pegiat Pemberdayaan Masyarakat Peduli Desa. Saat ini adalah Ketua Komunitas Desa Indonesia dan Koordinator Mobile Journalist Desa


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.