Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

KESEHATAN · 22 Nov 2025 11:01 WIB ·

FK UI-RSCM Perkuat Layanan Bedah Saraf Bagi Masyarakat Desa Sumbar


					FK UI-RSCM Perkuat Layanan Bedah Saraf Bagi Masyarakat Desa Sumbar Perbesar

Kolaborasi Tim Bedah Saraf Nasional Tingkatkan Akses Kesehatan Warga Solok dan Sekitarnya

Solok, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyambut baik inisiatif pengabdian masyarakat dari Tim Bedah Saraf Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di RSUD Mohammad Natsir, Solok. Kolaborasi strategis ini disebut sebagai langkah penting untuk memperluas akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat daerah, khususnya mereka yang tinggal di desa dan wilayah rujukan.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (21/11/2025) ini bertujuan untuk menghadirkan pelayanan bedah saraf yang lebih merata, sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga medis daerah. RSUD Mohammad Natsir sendiri merupakan rumah sakit rujukan utama bagi enam kabupaten/kota di Sumbar.

“Kehadiran tim FK UI-RSCM di RSUD M. Natsir merupakan ikhtiar bersama dalam menghadirkan pelayanan bedah saraf yang lebih terjangkau dan berkualitas, terutama bagi warga kita di kabupaten,” ujar Gubernur Mahyeldi di Solok.

Kebutuhan Mendesak di Daerah: Kunjungan Pasien Meningkat Signifikan
Mahyeldi menekankan pentingnya keberlanjutan kolaborasi ini mengingat peningkatan tajam pada kunjungan pasien di RSUD M. Natsir. Data rumah sakit menunjukkan bahwa kunjungan pasien rawat jalan melonjak dari 81.342 orang pada tahun 2020 menjadi 126.783 orang pada tahun 2024. Peningkatan serupa juga terjadi pada pasien rawat inap, dari 8.593 menjadi 13.217 orang dalam periode yang sama.

Mayoritas pasien ini, yang mencapai lebih dari 58%, berasal dari masyarakat Kabupaten Solok. Sisanya berasal dari Kota Solok, Sawahlunto, Sijunjung, Solok Selatan, dan Dharmasraya. Angka ini menegaskan tingginya kebutuhan masyarakat desa dan pinggiran akan akses layanan bedah saraf di pusat rujukan regional.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi menjadi awal dari kerja sama jangka panjang yang berdampak positif dan berkelanjutan untuk masyarakat,” harap Gubernur.

Pentingnya Kesiapsiagaan Stroke di Level Daerah
Kepala Bedah Saraf FK UI-RSCM, Dr. Setyo Widi Nugroho, menyoroti bahwa sektor kesehatan saraf, khususnya layanan Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefro (KJSU), kini menjadi perhatian nasional. Dr. Setyo mengakui bahwa kualitas dan akses layanan stroke di Indonesia masih tertinggal karena sebagian besar pasien datang terlambat, sehingga membutuhkan pengobatan skala berat. Hal ini sering terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat di daerah mengenai risiko dan perlunya penanganan cepat.

Berdasarkan analisis internal FK UI-RSCM, Indonesia membutuhkan 435 rumah sakit yang siap melayani kasus stroke untuk dapat mengakomodir seluruh pasien. Sayangnya, saat ini hanya tersedia 37 rumah sakit yang berstatus ‘siap stroke’.

Oleh karena itu, penguatan layanan bedah saraf di RSUD rujukan daerah, seperti yang dilakukan di RSUD M. Natsir, menjadi sangat krusial. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempersempit jurang kesenjangan layanan antara ibu kota provinsi dan daerah rujukan, memastikan warga desa mendapatkan penanganan secepat dan sebaik mungkin tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Rahasia Bontotangnga Capai Partisipasi Posyandu Seratus Persen

22 Mei 2026 - 18:28 WIB

Dokter Spesialis Turun ke Desa, RS Tidak Lagi Menara Gading

18 Mei 2026 - 21:12 WIB

Birokrasi Rumit Lumpuhkan Harapan Petani Miskin Desa Jontor

17 Mei 2026 - 21:52 WIB

Nagari Sehat: Target Eliminasi TBC Sumbar Hingga Tingkat Desa

13 Mei 2026 - 09:23 WIB

Skrining TBC di Balai Desa: Jemput Bola Demi Paru Sehat

8 Mei 2026 - 05:09 WIB

Bidadari Surga: Benteng Desa Hadapi Kanker Paling Mematikan

17 April 2026 - 14:29 WIB

Trending di KESEHATAN