Nyofifi, Halmahera Selatan [DESA MERDEKA] — Desa Nyofifi di Kecamatan Bacan Timur kini tengah bersolek. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Hasim Hairun, wajah desa yang terletak di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara ini mengalami transformasi infrastruktur yang sangat signifikan. Kehadiran Hasim dinilai membawa angin segar bagi tata kelola Dana Desa yang lebih transparan dan tepat sasaran.
Apresiasi mendalam pun datang dari berbagai lapisan masyarakat. Warga merasakan langsung dampak dari pembangunan yang selama ini mereka idam-idamkan. Menurut penuturan sejumlah penduduk setempat, sebelumnya pembangunan infrastruktur dasar di Nyofifi seolah jalan di tempat. Namun, sejak Hasim Hairun menjabat, deru pembangunan mulai terasa di setiap sudut desa.
Infrastruktur yang Menyentuh Rakyat
Sejumlah proyek strategis telah berhasil direalisasikan dalam masa jabatan Hasim. Di antaranya adalah pembangunan pagar desa yang tertata rapi, pembuatan jalan setapak untuk akses mobilitas warga, hingga pembangunan gapura desa yang menjadi ikon kebanggaan baru. Pembangunan ini bukan sekadar mengejar aspek estetika, melainkan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kenyamanan masyarakat.
“Selama ini, kami merindukan sentuhan infrastruktur yang nyata. Dengan kehadiran Pak Hasim Hairun sebagai Kepala Desa, harapan itu terjawab. Pembangunan jalan dan fasilitas umum lainnya benar-benar menyentuh kebutuhan kami,” ungkap salah seorang warga yang ditemui di lokasi, Jumat (19/12/2025).
Komitmen Konstitusional dan Pengentasan Kemiskinan
Menanggapi apresiasi warga tersebut, Kepala Desa Nyofifi, Hasim Hairun, bersikap rendah hati. Baginya, apa yang dilakukan saat ini hanyalah menjalankan amanat konstitusi dan tanggung jawab sebagai pemimpin di tingkat akar rumput. Ia menegaskan bahwa prioritas penggunaan Dana Desa (DD) harus selalu bermuara pada dua hal: pembangunan infrastruktur dan pemutusan rantai kemiskinan.
“Sesuai perintah konstitusi, Dana Desa diprioritaskan untuk membangun infrastruktur desa serta memutus angka kemiskinan bagi masyarakat. Saya selalu menekankan bahwa anggaran Dana Desa itu sepenuhnya untuk kepentingan desa dan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi Kepala Desa,” tegas Hasim dengan penuh komitmen.
Harapan untuk Masa Depan Nyofifi
Hasim juga menambahkan bahwa transparansi dalam pengelolaan anggaran adalah kunci utama kepercayaan publik. Ia berupaya membuang jauh-jauh stigma negatif mengenai penyalahgunaan dana di tingkat desa. Ia berharap, fondasi yang telah dibangun pada tahun ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
Menatap tahun anggaran 2026, Hasim memiliki visi yang lebih besar. Ia berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan yang pro-rakyat dan memastikan setiap rupiah dari negara dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga, bukan hanya segelintir kelompok.
“Semoga di tahun 2026 nanti, Pemerintah Desa Nyofifi semakin konsisten dalam mengutamakan kepentingan rakyat. Kepentingan kolektif warga harus berada di atas segalanya,” pungkas Hasim menutup pembicaraan.

Activity:
•Reporter •Advocate (Kandidat Notaris PPAT) •Konsultan Pendidikan Nawala Education (Overseas Study Advisor – Nawala Education) •Lecturer
Experience:
•Reporter & News Anchor TVRI •Medical Reps. Eisai Indonesia •HRD Metro Selular Nusantara
***
“Penghargaan paling tinggi bagi seorang pekerja keras bukanlah apa yang dia peroleh dari pekerjaan itu, tapi seberapa berkembang ia dengan kerja kerasnya itu.” – John Ruskin


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.