Karawang, Jawa Barat [DESA MERDEKA] – Modernisasi birokrasi hingga tingkat akar rumput bukan lagi sekadar wacana di Kabupaten Karawang. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, resmi melantik sembilan kepala desa (kades) terpilih hasil Pilkades Serentak Gelombang III yang dilaksanakan pada 28 Desember 2025. Uniknya, seluruh proses pemilihan hingga pelantikan ini berbasis sistem elektronik atau digital, menandai pergeseran gaya kepemimpinan yang lebih inovatif di wilayah Jawa Barat.
Langkah digitalisasi ini diapresiasi tinggi karena mampu menjaga kondusivitas wilayah. Bupati Aep menegaskan bahwa terpilihnya para kades melalui sistem digital merupakan mandat besar untuk membawa perubahan nyata bagi masyarakat. “Saya titipkan desa kepada Bapak dan Ibu. Sumpah yang diucapkan harus dibuktikan dengan kerja nyata untuk rakyat,” tegas Bupati saat prosesi pelantikan, Senin (16/3/2026).
Transformasi Digital untuk Transparansi Desa
Pelantikan sembilan kades ini menjadi tonggak sejarah baru dalam mewujudkan “Karawang Maju”. Dengan sistem pemilihan yang transparan, para pemimpin baru diharapkan mampu mengadopsi teknologi yang sama dalam menjalankan roda pemerintahan desa. Fokus utamanya adalah inovasi program kerja yang transparan dan bebas dari praktik birokrasi lama yang berbelit-belit.
Berikut adalah daftar sembilan pemimpin desa baru yang mengemban misi digitalisasi di Karawang:
- Aman Maryamah (Desa Wanakerta, Telukjambe Barat)
- Jumadi (Desa Sarimulya, Kotabaru)
- Casmita (Desa Jatisari, Jatisari)
- Nurki (Desa Cadaskertajaya, Telagasari)
- Edi Suparjono (Desa Cikampek Selatan, Cikampek)
- Wadma (Desa Balongsari, Rawamerta)
- Amas Subhan (Desa Payungsari, Pedes)
- Umar (Desa Cikampek Utara, Kotabaru)
- Helen Aini Syifa (Desa Tanjungmekar, Pakisjaya)
Mandat Kerja Konkret untuk Rakyat
Bupati menginstruksikan agar para kepala desa segera turun ke lapangan tanpa menunda program kerja. Koperasi, ketahanan pangan, hingga pelayanan publik berbasis digital menjadi ekspektasi utama pemerintah daerah. Keberhasilan Pilkades digital ini membuktikan bahwa masyarakat desa sudah siap menerima perubahan zaman, tinggal bagaimana pemimpin terpilih mengarahkan potensi tersebut menuju kesejahteraan yang transparan.
Redaksi Desa Merdeka

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.