Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 14 Agu 2026 16:34 WIB ·

Keteladanan 2 Kades di Biboki Selatan Tambal Jalan


					Keteladanan 2 Kades di Biboki Selatan Tambal Jalan Perbesar

Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur[DESA MERDEKA] Di tengah keterbatasan anggaran daerah, dua pemimpin desa di wilayah perbukitan Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, membuktikan bahwa esensi kepemimpinan sejati adalah aksi nyata melayani warga.

Alih-alih melayangkan proposal birokrasi yang memakan waktu panjang, Kepala Desa Supun, Maria Kristiana Banusu, dan Kepala Desa Upfaon, Vebro Saka, memilih bergerak cepat memakai pendekatan grassroot leadership (kepemimpinan akar rumput). Mereka kompak turun langsung mensponsori pembelian material menggunakan dana swadaya untuk menimbun titik-titik jalan berlubang di wilayah mereka.

Langkah ini diambil setelah kedua kepala desa melihat kondisi infrastruktur jalan penghubung yang dinilai membahayakan anak-anak sekolah. Padahal, jalur tersebut menjadi rute utama perlombaan gerak jalan dari tingkat SD hingga SLTA untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat kecamatan.

Memimpin dengan Teladan dan Menggugah Swadaya
Sebagai pusat pemerintahan Kecamatan Biboki Selatan, Desa Upfaon bersama Desa Supun di sekitarnya memegang peran vital dalam mobilisasi warga. Menyadari posisi strategis tersebut, kedua pemimpin lokal ini tidak hanya menyumbangkan materi, tetapi juga turun ke lapangan memimpin warga bergotong royong membersihkan rute jalan.

Kepala Desa Supun, Maria Kristiana Banusu, menegaskan tindakan cepat ini murni demi keselamatan anak-anak sekolah.

“Kondisi jalan yang berlubang cukup membahayakan peserta,” ujarnya, sembari menjelaskan bahwa inisiatif swadaya ini menjadi solusi taktis terbaik saat itu.

Senada dengan Maria, Kepala Desa Upfaon, Vebro Saka, memandang krisis infrastruktur ini sebagai momentum emas untuk merajut kembali modal sosial masyarakat.

“Momentum HUT ke-81 RI menjadi kesempatan untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong,” tutur Vebro.

Ia menambahkan bahwa dampak positif dari perbaikan jalan ini akan dirasakan dalam jangka panjang untuk melancarkan konektivitas dan mobilitas ekonomi harian warga antar-desa.

Dampak Nyata Kepemimpinan Akar Rumput
Aksi kolaboratif ini memicu pujian dari panitia perayaan HUT RI tingkat kecamatan. Apa yang dilakukan oleh Maria dan Vebro mencerminkan bentuk nyata dari grassroot leadership: pemimpin yang tidak berjarak dengan realitas di lapangan, peka terhadap risiko keselamatan publik, dan mampu menggerakkan kesadaran komunitas tanpa paksaan.

Berkat keteladanan kedua kepala desa tersebut, rute gerak jalan di jantung Biboki Selatan kini siap menyambut kemeriahan hari kemerdekaan dengan jauh lebih aman, lancar, dan meriah.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Petahana Juhendi Sulaeman Raih Nomor Urut 3 Pilkades Karanghaur

9 September 2026 - 13:29 WIB

Merti Dusun Kranggan 1 Jadi Ruang Warga Lestarikan Budaya Jawa

6 September 2026 - 23:13 WIB

Krisis Air Kertagena Laok: Antara Hak Publik dan Dana Aspirasi

28 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Watugede Culture Festival 2026 Bukukan Transaksi Rp140 Juta

25 Agustus 2026 - 09:10 WIB

pembukaan watugede culture festival

Kursi Panas BPD Sosoh Buay Rayap Berakhir Damai

21 Agustus 2026 - 23:28 WIB

Suara Kaum Marginal di Balik Gelar Desa Antikorupsi Nasional Banyubiru

21 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Trending di KABAR DESA