Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (DESAMERDEKA) — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial kepada korban rumah tertimpa pohon kelapa di Dusun Miantuu, Desa Lamantu, Kecamatan Pasimarannu. Bantuan tersebut diserahkan pada Sabtu (15/2/2026), menyusul peristiwa yang terjadi pada 9 Februari 2026 sekitar pukul 03.00 WITA saat angin kencang melanda wilayah kepulauan.
Rumah milik Suparman mengalami kerusakan cukup signifikan pada bagian atap dan rangka bangunan setelah tertimpa pohon kelapa yang tumbang di sekitar permukiman. Saat kejadian berlangsung, suasana dini hari masih gelap dan angin bertiup cukup kencang. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena pemilik rumah tidak berada di dalam rumah.

Suparman mengaku terkejut saat mengetahui rumahnya mengalami kerusakan. Ia bersyukur seluruh anggota keluarga dalam keadaan selamat, meski untuk sementara waktu harus membersihkan puing dan menata kembali bagian rumah yang terdampak.
Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Pasimarannu, Abdul Rasyid, S.E., mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi begitu menerima informasi dari masyarakat dan melakukan penilaian awal terhadap kondisi kerusakan. “Setelah menerima laporan, kami segera melakukan penilaian kondisi kerusakan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa. Hasilnya langsung kami sampaikan ke tingkat kabupaten agar korban segera mendapatkan perhatian,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dalam situasi kedaruratan sosial, pendamping PKH tidak hanya menjalankan tugas pendampingan rutin kepada keluarga penerima manfaat, tetapi juga berperan dalam respons cepat melalui pendataan dan koordinasi lintas instansi. Mekanisme ini menjadi bagian dari sistem perlindungan sosial agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran dan tanpa penundaan.
Setelah proses koordinasi dilakukan, Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Selayar merespons dengan menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga korban. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan keluarga dalam menghadapi dampak musibah serta membantu proses pemulihan awal agar rumah dapat kembali digunakan secara bertahap. “Alhamdulillah bantuan sudah kami serahkan secara simbolis. Harapan kami, dukungan ini dapat meringankan beban keluarga dan membantu mereka bangkit kembali setelah musibah,” kata Abdul Rasyid.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Lamantu, Hamsin, menyampaikan apresiasi atas respons cepat tersebut dan mengajak masyarakat memperkuat solidaritas. “Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga korban. Kami juga mengajak warga untuk bergotong royong membantu perbaikan rumah agar bisa segera digunakan kembali. Jika ada warga terkena musibah, kita harus cepat tanggap dan saling membantu,” ujarnya.
Secara klimatologis, wilayah kepulauan seperti Kecamatan Pasimarannu berada di kawasan pesisir yang dipengaruhi pola angin laut cukup kuat, terutama pada masa peralihan musim. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko pohon tumbang apabila tidak dilakukan pemangkasan atau pengecekan rutin terhadap pohon-pohon tinggi di sekitar permukiman.
Pemerintah desa bersama unsur masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah mitigasi sederhana, seperti pemeriksaan kondisi pohon tua atau miring di sekitar rumah warga. Upaya preventif ini dinilai penting untuk meminimalkan kejadian serupa di masa mendatang.
Penyaluran bantuan bagi korban rumah tertimpa pohon di Pasimarannu ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam memberikan perlindungan sosial yang cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat solidaritas masyarakat dalam menghadapi musibah secara bersama-sama.

“Ketika suara rakyat dibungkan, jurnalisme menjadi senjata. Kami hadir bukan hanya untuk melaporkan, tapi untuk mengingatkan bahwa keadilan dimulai dari keberanian menyuarakan kebenaran. Di balik setiap berita, ada tekad untuk menjadikan desa lebih sadar, lebih berdaya, dan benar-benar merdeka.”
HP : 081355523999


















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.