Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

DESA · 17 Mar 2025 18:38 WIB ·

Dharmasraya Kembangkan 52 Produk Unggulan Lewat Nagari Tematik


					Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menggagas program nagari tematik untuk kembangkan produk unggulan desa. Perbesar

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menggagas program nagari tematik untuk kembangkan produk unggulan desa.

Perkuat Ekonomi Lokal, Pemkab Dharmasraya Adopsi Nagari Tematik Program One Village One Product

Dharmasraya, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekonomi lokal dengan mengadopsi pendekatan nagari tematik yang berkelanjutan, fokus pada pengembangan 52 produk unggulan melalui program One Village One Product (OVOP). Inisiatif ini bertujuan memetakan dan mengoptimalkan potensi spesifik di setiap nagari untuk menciptakan produk yang memiliki daya saing pasar yang tinggi.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menjelaskan bahwa program OVOP ini merupakan konsep ekonomi yang dirancang untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat desa melalui pendataan potensi secara mendalam. Konsep ini memastikan bahwa setiap nagari, terlepas dari ukurannya, memiliki produk khas yang dapat diandalkan.

“Salah satu konsep ekonomi yang akan kita kembangkan adalah desa tematik, atau yang kami sebut OVOP,” ujar Bupati Annisa pada Kamis, 13 Maret. Program ini tidak hanya menyasar nagari yang sudah memiliki produk unggulan, tetapi juga yang belum terpetakan potensinya.

Dukungan Holistik dari Produksi hingga Pemasaran
Pendekatan nagari tematik ini memberikan contoh konkret bagaimana potensi lokal dimaksimalkan. Misalnya, Nagari Sungai Dareh, yang memiliki potensi pertanian padi tinggi, akan didorong untuk fokus memproduksi beras premium serta produk turunannya, seperti tepung beras atau makanan berbasis beras. Fokus ini memungkinkan peningkatan kualitas dan nilai jual produk lokal.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berkomitmen memberikan dukungan holistik agar produk desa dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Dukungan tersebut mencakup:

  • Penyediaan modal dan alat produksi yang dibutuhkan.
  • Bantuan desain kemasan yang menarik dan memenuhi standar pasar.
  • Jaminan pasar yang memastikan keberlanjutan penjualan produk.

Saat ini, Pemkab Dharmasraya tengah gencar melakukan pendataan potensi di seluruh nagari, menyusun regulasi pendukung, serta melakukan kajian mendalam mengenai potensi, risiko, dan manfaat jangka panjang dari implementasi program OVOP ini.

Bupati Annisa Suci Ramadhani menegaskan bahwa inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi masyarakat secara signifikan dan menciptakan produk unggulan yang menjadi identitas dari setiap nagari di Dharmasraya. Program OVOP ini diharapkan menjadi langkah strategis yang efektif dalam pengembangan ekonomi berbasis nagari yang mandiri dan berkelanjutan. Dengan adanya fokus tematik ini, sumber daya dan intervensi pemerintah dapat disalurkan secara lebih efisien dan terarah.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 123 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Desa Tamanharjo: Ketika Jabatan Tak bisa Dibeli dengan Uang

20 Juni 2026 - 00:27 WIB

Penyaluran BLT Dana Desa Periode Juni 2026 kepada 6 KPM di Desa Balumbungan Berlangsung Lancar

19 Juni 2026 - 10:12 WIB

Bantuan Ayam Petelur Perkuat Ketahanan Pangan Desa Jombang

18 Juni 2026 - 23:26 WIB

Anggaran Desa Kudus Tercekik, Kades Tagih Solusi Bupati

18 Juni 2026 - 02:56 WIB

Besikama Perkuat Kader Posyandu demi Kesehatan Warga Desa

17 Juni 2026 - 19:13 WIB

Pindang Srani: Rahasia Harmonisasi Petinggi Desa Jepara

15 Juni 2026 - 11:00 WIB

Trending di DESA