Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

RAGAM · 12 Agu 2025 22:15 WIB ·

Desakan Keras KANe Malut: Bupati Bassam Kasuba Diminta Copot Kades Toin Berjiwa Preman


					Desakan Keras KANe Malut: Bupati Bassam Kasuba Diminta Copot Kades Toin Berjiwa Preman Perbesar

Halmahera Selatan [DESA MERDEKA] — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kalesang Anak Negeri (KANe) Maluku Utara (Malut) mendesak Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba, untuk segera mencopot jabatan Fahmi Taher sebagai Kepala Desa (Kades) Toin, Kecamatan Batang Lomang. Desakan ini muncul menyusul dugaan tindakan premanisme dan arogansi yang dilakukan oleh Fahmi Taher, yang dinilai tidak mencerminkan seorang pemimpin, melainkan layaknya seorang preman.

Dalam keterangannya kepada media pada Selasa (12/08/2025), Ketua LSM KANe Malut, Risal Sangaji, menegaskan bahwa perbuatan Kades Toin tidak bisa dibenarkan. Menurutnya, Fahmi Taher gagal menunjukkan sikap kepemimpinan yang seharusnya. “Seorang kepala desa seharusnya mengayomi masyarakat, bukan justru bertindak arogan dan preman,” ujar Risal.

Risal menambahkan, tindakan Fahmi Taher kini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Halmahera Selatan, bahkan meluas hingga ke dunia maya. Kasus yang paling disorot adalah dugaan perencanaan pembunuhan terhadap salah satu warga Desa Toin yang masih memiliki hubungan keluarga dengan Ketua LSM KANe Malut. “Perbuatan premanisme dan sifat arogan yang ditunjukkan Fahmi Taher sangat meresahkan,” kata Risal.

Risal mengingatkan kembali peran penting seorang kepala desa yang dituntut untuk menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan, membina kemasyarakatan, serta memberdayakan masyarakat. Selain itu, seorang kades juga berperan sebagai wakil desa dalam berbagai kegiatan hukum maupun hubungan antarlembaga. Namun, menurut Risal, semua peran tersebut diabaikan oleh Fahmi Taher.

Tidak hanya itu, Risal juga menyoroti dugaan penyalahgunaan dana desa untuk kepentingan pribadi. Hal ini memperkuat penilaian KANe Malut bahwa Fahmi Taher tidak layak memimpin. “Fahmi Taher justru menciptakan kegaduhan, diduga menjadikan dana desa sebagai lahan kepentingan semata, dan berperilaku layaknya preman di tengah masyarakat,” tegas Risal.

Sebagai bentuk keseriusan, Risal Sangaji mendesak Bupati Bassam Kasuba agar tidak lagi membiarkan Kades Toin yang berjiwa preman memimpin. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kesejahteraan, bukan kebodohan. “LSM KANe Malut akan mengawal tuntas kasus Desa Toin sampai titik darah penghabisan,” kata Risal.

Sebagai langkah lanjutan, Risal menyatakan bahwa dalam waktu dekat, LSM KANe Malut akan menggelar aksi unjuk rasa dengan mosi tunggal: “Tuntaskan Kasus Kades Toin.” Aksi ini diharapkan dapat menjadi tekanan publik bagi pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan tegas.

Disclaimer Berita:
Artikel ini disusun berdasarkan keterangan pers dari Ketua LSM KANe Malut, Risal Sangaji. Pihak redaksi telah berupaya menyajikan informasi secara akurat dan seimbang. Namun, perlu diingat bahwa ini merupakan pandangan dari satu pihak. Redaksi akan berupaya menghubungi pihak terkait lainnya, termasuk Kepala Desa Toin Fahmi Taher dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, untuk mendapatkan klarifikasi dan tanggapan. Segala isi artikel yang memuat tuduhan atau dugaan, seperti dugaan perencanaan pembunuhan dan penyalahgunaan dana desa, masih memerlukan pembuktian lebih lanjut melalui proses hukum yang berlaku.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 75 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Asa dari Kalaotoa: Saat Bupati Peluk Keluhan Warga

22 April 2026 - 10:54 WIB

Asa Petani Selayar: Jagung Bersemi, Kelapa Menanti Data

21 April 2026 - 18:24 WIB

Bukan Beban Anggaran, Pers Adalah Perisai Antikorupsi Desa

21 April 2026 - 12:33 WIB

Hentakan Kuntau Bonerate: Memuliakan Pemimpin dengan Ketulusan Adat

20 April 2026 - 22:34 WIB

Luka di Bacan Barat: Saat Dana Kesehatan Desa Dikorupsi

20 April 2026 - 22:18 WIB

Bukan Sekadar Plakat: Vasko Ruseimy dan Solidaritas Kebencanaan Sumbar

17 April 2026 - 14:54 WIB

Trending di RAGAM