Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 14 Feb 2026 08:49 WIB ·

Desa di Gempol Kini Didorong Adopsi Mentalitas Entrepreneur


					Desa di Gempol Kini Didorong Adopsi Mentalitas Entrepreneur Perbesar

Mojokerto, Jawa Timur [DESA MERDEKA] Paradigma lama perangkat desa sebagai juru ketik administrasi mulai ditinggalkan. Melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas di Trawas, Jumat (12/2/2026), Pemerintah Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, secara tegas mendorong aparatur desa untuk memiliki entrepreneur spirit atau jiwa kewirausahaan dalam mengelola potensi lokal.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Pasuruan, Diano Vela Fery Santoso, menyatakan bahwa pembangunan desa di era modern tidak cukup hanya mengandalkan kepatuhan pada regulasi. Transformasi birokrasi menuntut perubahan pola pikir (mindset) dari sekadar menjalankan kewajiban administratif menjadi pelayan publik yang inovatif dan jeli melihat peluang ekonomi.

Digitalisasi Bukan Lagi Pilihan, Tapi Keharusan
Sejalan dengan inisiatif jangka panjang Pemkab Pasuruan, desa digital menjadi pilar utama dalam pembenahan birokrasi di Gempol. Pelayanan publik kini wajib bermigrasi ke basis aplikasi guna mempercepat akses dan menjamin transparansi.

“Melek digital adalah harga mati bagi perangkat desa. Pelayanan berbasis aplikasi adalah kunci agar desa tidak tertinggal dalam transformasi birokrasi,” tegas Diano di hadapan para kepala desa, sekretaris desa, Ketua BPD, dan kaur keuangan se-Kecamatan Gempol.

Uang Rakyat Harus Jadi Instrumen Kesejahteraan
Selain teknologi, akuntabilitas pengelolaan dana desa menjadi sorotan utama. Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, yang hadir sebagai narasumber, menekankan pentingnya sinkronisasi perencanaan desa dengan RPJMD Kabupaten.

Pengelolaan anggaran desa diharapkan tidak lagi sekadar menghabiskan kuota dana, melainkan menjadi instrumen nyata untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kelembagaan desa yang kuat dipercaya akan melahirkan kepercayaan publik, yang kemudian menggerakkan partisipasi aktif warga dalam pembangunan.

Dengan pelatihan intensif ini, Kecamatan Gempol menargetkan seluruh perangkat desanya mampu mengelola anggaran secara transparan sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di wilayah masing-masing.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Desa Go Global: Menembus Pasar Dunia Lewat Literasi Karantina

13 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ekspor Bumbu Jadi: Cara Desa Berhenti Jual Barang Mentah

12 Mei 2026 - 19:21 WIB

Lilin Kecil Desa: Mesin Utama Pangan Nasional Prabowo

12 Mei 2026 - 06:01 WIB

BPD Jadi Kunci: Mengawal Makan Gratis dan Ekonomi Desa

8 Mei 2026 - 06:01 WIB

Trending di PEMERINTAHAN