Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 15 Jan 2026 21:38 WIB ·

Deklarasi Boyolali: Menggeser Kiblat Pembangunan Indonesia ke Desa


					Deklarasi Boyolali: Menggeser Kiblat Pembangunan Indonesia ke Desa Perbesar

Boyolali, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] Sebuah sejarah baru tercipta di Kebun Raya Indrokilo Boyolali (KRIB). Puluhan ribu delegasi dari seluruh pelosok Nusantara berkumpul bukan sekadar untuk merayakan seremoni, melainkan untuk menegaskan bahwa masa depan Indonesia tidak lagi ditentukan di gedung-gedung tinggi ibu kota, melainkan dari gang-gang sempit di pedesaan.

Puncak Peringatan Hari Desa Nasional (HDN) 2026 yang berlangsung pada Kamis (15/1/2026) menjadi momentum lahirnya “Deklarasi Boyolali”. Dipimpin langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, deklarasi ini menjadi ikrar kolektif untuk membangun Indonesia dari bawah melalui 12 Aksi Desa, sesuai arahan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Desa Sebagai Benteng Ekonomi Mikro
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengungkapkan fakta menarik bahwa kekuatan ekonomi Jawa Tengah justru bersandar pada desa. Dari 4,2 juta UMKM mikro yang ada, sebanyak 3,2 juta di antaranya berdenyut di kawasan pedesaan. Angka ini membuktikan bahwa desa adalah tulang punggung nyata bagi stabilitas ekonomi nasional.

“Hari Desa Nasional menjadi role model bahwa membangun itu harus dari desa, dan pemberantasan kemiskinan juga harus dimulai dari desa,” tegas Ahmad Luthfi di hadapan para menteri kabinet.

Inovasi dan Gengsi Baru Anak Muda Desa
Ada pergeseran menarik dalam peringatan HDN kali ini. Desa tidak lagi dicitrakan sebagai tempat yang kuno. Kehadiran berbagai lomba seperti Festival YouTuber Desa, Liga Desa, hingga Lomba Esports Desa menunjukkan bahwa digitalisasi telah mendarat mulus di pedesaan.

Salah satu bukti nyata keberhasilan narasi baru desa adalah Aji Prasetyo, warga Desa Cepogo, Boyolali. Ia berhasil menyabet Juara 3 Festival YouTuber Desa dengan mengangkat potensi kerajinan tembaga Tumang ke level dunia. Ini adalah sinyal kuat bahwa pemuda desa kini mampu mengekspor kearifan lokal melalui layar gawai mereka.

Dukungan Kabinet dan Sinergi Lintas Sektor
Pesta rakyat ini semakin meriah dengan kehadiran jajaran menteri penting, mulai dari Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, hingga Menteri Perdagangan Budi Santoso. Bahkan, Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad, turut menyerahkan penghargaan bagi juara Esports Desa, sebuah pengakuan bahwa industri kreatif kini milik anak desa.

Acara yang berlangsung hangat meski di tengah cuaca dingin Boyolali ini ditutup dengan simbolisasi pelepasan burung merpati putih. Ini bukan sekadar tanda berakhirnya acara, melainkan harapan baru agar program-program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa (Kopdes) dapat terbang tinggi dan menyentuh setiap rumah di pelosok Indonesia.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Satu Desa Satu Operator: Kunci Bantuan Tepat Sasaran

30 April 2026 - 05:30 WIB

Retret Akmil: Gembleng Pimpinan DPRD Demi Pembangunan Desa Efektif

20 April 2026 - 08:36 WIB

Lilin Desa: Visi Hatta Lewat Jutaan Bibit Kelapa

4 April 2026 - 19:39 WIB

Cair Serentak: Strategi Amankan Rp900 Ribu dari Dana Desa

16 Maret 2026 - 06:34 WIB

Jalan Tol Hasil Bumi: Ambisi Mendes Yandri untuk Yahukimo

11 Maret 2026 - 21:03 WIB

Duet Kemendes-BAPPISUS: Perkuat Daya Gedor Ekonomi Desa

11 Maret 2026 - 04:55 WIB

Trending di PEMERINTAHAN