Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 3 Apr 2025 13:53 WIB ·

Dana Desa Seharusnya Sejahterakan Warga, LSM KANe Malut: Bukan Jadi Ladang Kekayaan Oknum


					Dana Desa Seharusnya Sejahterakan Warga, LSM KANe Malut: Bukan Jadi Ladang Kekayaan Oknum Perbesar

Halmahera Selatan [DESA MERDEKA] – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara (LSM KANe Malut), Risal Sangaji, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi Desa Sidopo, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan. Menurutnya, desa yang dulunya indah dan harmonis ini kini tampak kumuh dan tertinggal.

Risal Sangaji, yang akrab disapa Ichal, menyoroti penggunaan Dana Desa (DD) yang mencapai Rp1 miliar. Ia menduga dana tersebut tidak digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, melainkan menjadi ladang kekayaan bagi oknum pemangku kepentingan.

“Desa Sidopo yang kini hancur di bawah kepemimpinan Hi. Sehan Hi. Arahman dan Bendahara Naim Hi. Ibrahim, tidak mampu membawa masyarakat ke arah kesejahteraan,” ujar Ichal.

Sebagai putra daerah Bacan Barat Utara dan bagian dari masyarakat Desa Sidopo, Ichal menyaksikan langsung kondisi memprihatinkan yang dialami warga. Ia menyebutkan bahwa masyarakat hidup dalam kemiskinan dan belum merasakan kemerdekaan sejati, baik dari segi kesejahteraan maupun pembangunan desa.

Ichal menyoroti beberapa permasalahan mendasar yang seharusnya menjadi prioritas penggunaan Dana Desa, seperti:
* Masalah Air Bersih: Akses terhadap air bersih masih menjadi kendala bagi warga Desa Sidopo.
* Banjir Rob: Desa Sidopo rawan terkena luapan air laut yang mengganggu aktivitas masyarakat.

• Banjir Rob Menggenangi Wilayah Desa Sidopo.

Menurut Ichal, permasalahan ini seharusnya menjadi fokus utama pemerintah desa dalam penggunaan Dana Desa. Namun, kenyataannya, dana tersebut diduga disalahgunakan oleh oknum kepala desa dan bendahara.

“Dana Desa yang seharusnya menjadi harapan masyarakat Desa Sidopo untuk memenuhi kebutuhan mereka, justru disalahgunakan sebagai ladang kekayaan,” tegas Ichal.

Ichal berharap pemerintah daerah dan pihak berwenang dapat segera mengambil tindakan tegas untuk mengusut dugaan penyelewengan Dana Desa di Desa Sidopo. Ia juga berharap agar Dana Desa dapat digunakan secara transparan dan akuntabel untuk kesejahteraan masyarakat.

Disclaimer: Berita ini memuat pernyataan dari Ketua LSM KANe Malut, Risal Sangaji, yang merupakan dugaan. Pihak-pihak yang disebutkan dalam berita ini memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan tanggapan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 117 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menjaga NKRI dari Mushola Desa di Kaki Perbukitan Ponorogo

19 Oktober 2026 - 09:10 WIB

​Sambut Sumpah Pemuda, IPP Bhirawa Yudha Bersama Pemdes Bancar Gelar Jalan Santai

19 Oktober 2026 - 09:06 WIB

El Niño Godzilla Kepung Banyumas, 76 Ribu Jiwa Krisis Air

9 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Redam Sengketa, Pemkab Tanbu Pasang Pilar Batas Kusan Hulu Kuranji

8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sinergi Tiga Pilar Pebayuran Pasca-Pilkades di HUT TNI

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Wakaf TPU: Jurus Jitu Kades Terpilih Satukan Mekarjaya

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Trending di KABAR DESA