Menu

Mode Gelap
Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi Bukan Seremoni, Desa Kambuno Rayakan Hari Desa dengan Aksi

DESA · 3 Apr 2025 13:53 WIB ·

Dana Desa Seharusnya Sejahterakan Warga, LSM KANe Malut: Bukan Jadi Ladang Kekayaan Oknum


					Dana Desa Seharusnya Sejahterakan Warga, LSM KANe Malut: Bukan Jadi Ladang Kekayaan Oknum Perbesar

Halmahera Selatan [DESA MERDEKA] – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara (LSM KANe Malut), Risal Sangaji, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi Desa Sidopo, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan. Menurutnya, desa yang dulunya indah dan harmonis ini kini tampak kumuh dan tertinggal.

Risal Sangaji, yang akrab disapa Ichal, menyoroti penggunaan Dana Desa (DD) yang mencapai Rp1 miliar. Ia menduga dana tersebut tidak digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, melainkan menjadi ladang kekayaan bagi oknum pemangku kepentingan.

“Desa Sidopo yang kini hancur di bawah kepemimpinan Hi. Sehan Hi. Arahman dan Bendahara Naim Hi. Ibrahim, tidak mampu membawa masyarakat ke arah kesejahteraan,” ujar Ichal.

Sebagai putra daerah Bacan Barat Utara dan bagian dari masyarakat Desa Sidopo, Ichal menyaksikan langsung kondisi memprihatinkan yang dialami warga. Ia menyebutkan bahwa masyarakat hidup dalam kemiskinan dan belum merasakan kemerdekaan sejati, baik dari segi kesejahteraan maupun pembangunan desa.

Ichal menyoroti beberapa permasalahan mendasar yang seharusnya menjadi prioritas penggunaan Dana Desa, seperti:
* Masalah Air Bersih: Akses terhadap air bersih masih menjadi kendala bagi warga Desa Sidopo.
* Banjir Rob: Desa Sidopo rawan terkena luapan air laut yang mengganggu aktivitas masyarakat.

• Banjir Rob Menggenangi Wilayah Desa Sidopo.

Menurut Ichal, permasalahan ini seharusnya menjadi fokus utama pemerintah desa dalam penggunaan Dana Desa. Namun, kenyataannya, dana tersebut diduga disalahgunakan oleh oknum kepala desa dan bendahara.

“Dana Desa yang seharusnya menjadi harapan masyarakat Desa Sidopo untuk memenuhi kebutuhan mereka, justru disalahgunakan sebagai ladang kekayaan,” tegas Ichal.

Ichal berharap pemerintah daerah dan pihak berwenang dapat segera mengambil tindakan tegas untuk mengusut dugaan penyelewengan Dana Desa di Desa Sidopo. Ia juga berharap agar Dana Desa dapat digunakan secara transparan dan akuntabel untuk kesejahteraan masyarakat.

Disclaimer: Berita ini memuat pernyataan dari Ketua LSM KANe Malut, Risal Sangaji, yang merupakan dugaan. Pihak-pihak yang disebutkan dalam berita ini memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan tanggapan.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 90 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Normalisasi BKG 30A Pebayuran Dongkrak Produktivitas Petani Bekasi

4 Maret 2026 - 13:24 WIB

Aplikasi Samsat Budiman Eror, Pengelola BUMDesa di Sragen Jadi Kurir

3 Maret 2026 - 13:50 WIB

Pertemuan Pengelola Samsat Budiman di Sekretariat Forum Bumdes Indonesia Sragen

Sinergi Aparat dan Warga Taklukkan Pohon Tumbang di Pebayuran

3 Maret 2026 - 12:51 WIB

Honor Kader Posyandu Bulolohe Macet, Bendahara Desa Menghilang

2 Maret 2026 - 18:09 WIB

Karangpaiton Buka Kartu: Digitalisasi Anggaran Desa Tahun 2026

2 Maret 2026 - 15:41 WIB

Warga Randupitu Servis Motor Gratis Persiapan Mudik Lebaran

23 Februari 2026 - 17:35 WIB

Trending di DESA