Menu

Mode Gelap
Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa Sultan HB X: Desa Adalah Fondasi Budaya dan Ekonomi

PEMERINTAHAN · 20 Feb 2025 22:47 WIB ·

Dana Desa Melejit Rp8 Miliar: Peluang Emas atau Petaka?


					Dana Desa Melejit Rp8 Miliar: Peluang Emas atau Petaka? Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Kabar segar sekaligus menantang datang untuk 74 ribu desa di Indonesia. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan potensi lonjakan dana desa hingga menyentuh angka Rp6-Rp8 miliar per tahun. Kenaikan drastis dari angka rata-rata Rp1,1 miliar ini dipicu oleh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan memutar roda ekonomi langsung di tingkat akar rumput.

Luhut menegaskan bahwa penambahan dana ini bukan sekadar angka, melainkan instrumen untuk menciptakan kesetaraan ekonomi. “Perputaran ekonomi di desa tentu menjadi lebih efisien. Bisa Anda bayangkan pertumbuhan ekonomi yang bisa ditopang dengan hal ini,” ujarnya di Jakarta, Kamis.

MBG: Mesin Baru Kesetaraan Desa
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diproyeksikan menjadi motor penggerak aktivitas masyarakat desa. Dengan menyasar sekolah-sekolah di puluhan ribu desa, program ini tidak hanya memperbaiki nutrisi siswa, tetapi juga memperbesar skala ekonomi lokal. Penambahan dana desa tersebut diharapkan mampu menopang kebutuhan logistik dan bahan baku pangan yang bersumber langsung dari hasil tani desa setempat.

Mendes PDT: Oknum Penyeleweng Bakal Disikat Tegas
Namun, di balik peluang besar ini, ancaman korupsi tetap mengintai. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, memberikan peringatan keras. Ia memastikan oknum kepala desa yang berani menyelewengkan dana tersebut akan berhadapan langsung dengan aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan.

“Kami akan bergerak cepat supaya oknum-oknum itu segera ditindak secara tegas,” kata Yandri di Jakarta, Selasa (4/2). Langkah ini diambil untuk memberikan efek jera sekaligus memastikan bahwa dana desa benar-benar digunakan untuk menyejahterakan masyarakat, bukan memperkaya segelintir orang. Ketegasan ini menjadi syarat mutlak agar lonjakan dana miliaran rupiah tersebut menjadi berkah, bukan petaka bagi pembangunan Indonesia dari desa.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Satu Desa Satu Operator: Kunci Bantuan Tepat Sasaran

30 April 2026 - 05:30 WIB

Retret Akmil: Gembleng Pimpinan DPRD Demi Pembangunan Desa Efektif

20 April 2026 - 08:36 WIB

Lilin Desa: Visi Hatta Lewat Jutaan Bibit Kelapa

4 April 2026 - 19:39 WIB

Cair Serentak: Strategi Amankan Rp900 Ribu dari Dana Desa

16 Maret 2026 - 06:34 WIB

Jalan Tol Hasil Bumi: Ambisi Mendes Yandri untuk Yahukimo

11 Maret 2026 - 21:03 WIB

Duet Kemendes-BAPPISUS: Perkuat Daya Gedor Ekonomi Desa

11 Maret 2026 - 04:55 WIB

Trending di PEMERINTAHAN