Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 31 Des 2025 05:37 WIB ·

Bupati Wonogiri Larang Pesta Kembang Api di Tahun Baru


					Bupati Wonogiri Setyo Soekarno mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Wonogiri untuk menyambut pergantian Tahun Baru 2026 Perbesar

Bupati Wonogiri Setyo Soekarno mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Wonogiri untuk menyambut pergantian Tahun Baru 2026

Wonogiri, Jawa Tengah [DESA MERDEKA] – Bupati Wonogiri, Setyo Soekarno, secara resmi mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Wonogiri untuk menyambut pergantian Tahun Baru 2026 dengan kesederhanaan. Imbauan ini dikeluarkan sebagai bentuk empati dan solidaritas nasional atas bencana banjir serta tanah longsor yang baru-baru ini melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dalam keterangannya pada Senin (29/12/2025) sore, Setyo menekankan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah. Ia meminta warga untuk tidak larut dalam kegembiraan yang berlebihan di tengah duka yang menyelimuti saudara sebangsa di pulau Sumatera.

“Banyak saudara kita yang saat ini tengah berduka karena kehilangan tempat tinggal, harta benda, bahkan orang-orang tercinta. Dalam suasana keprihatinan ini, mari kita menahan diri dari euforia yang berlebihan,” ujar Setyo Soekarno.

Fokus pada Doa Bersama dan Introspeksi
Sebagai wujud nyata kepedulian tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonogiri mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun. Setyo menyarankan agar warga mengisi waktu dengan kegiatan yang lebih bermakna, seperti introspeksi diri (muhasabah) dan doa bersama. Fokus utama dari kegiatan ini adalah memohon keselamatan bagi bangsa serta memberikan kekuatan bagi para korban terdampak bencana.

Langkah ini dipandang sebagai cara yang lebih tepat untuk memulai tahun yang baru, yakni dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, bukan dengan pemborosan atau keramaian yang berisiko mengganggu ketertiban umum.

Dukungan Penuh dari Polres Wonogiri
Imbauan bupati tersebut mendapat dukungan penuh dari pihak kepolisian. Kapolres Wonogiri, AKBP Wahyu Sulistyo, melalui Kasihumas AKP Anom Prabowo, menegaskan kesiapan jajarannya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Polres Wonogiri mendukung sepenuhnya imbauan Bupati. Kami mengajak masyarakat untuk menghindari perayaan berlebihan dan menjauhi kegiatan yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas,” jelas AKP Anom Prabowo.

Guna memastikan malam pergantian tahun berjalan damai, Polres Wonogiri akan meningkatkan intensitas patroli dan pengamanan. Pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan sisi humanis dan persuasif kepada masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan transisi tahun yang aman dan kondusif bagi seluruh warga Wonogiri.

Jurnalis Bambang Rusdiyanto

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Jurnalis

Satu tanggapan untuk “Bupati Wonogiri Larang Pesta Kembang Api di Tahun Baru”

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menantang Ombak Pesisir Domas Lewat Racikan Probiotik Kampus

22 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Gadai Bawah Tangan: Benturan Transaksi Informal dengan Hukum Formal

21 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Tragedi Desa Sugi: Trauma Mafia Tanah dan Apatisme Nelayan Mangrove

12 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Pasir Pantai Merah Putih Obi Dikeruk Ilegal, APH dan Pemda Didesak Bertindak

3 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Bertahan di Ruas Kaputusan: Nestapa dan Resiliensi Warga

29 September 2026 - 16:06 WIB

Siasat Ekspor Mikro: Berhenti Berteori, Saatnya Menyambung Titik Cuan Desa

20 September 2026 - 16:09 WIB

Trending di RAGAM