Menu

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

RAGAM · 12 Sep 2024 07:35 WIB ·

BUMDes Harus Siap Jadi Pemain Utama Program Makan Siang Gratis


					BUMDes Harus Siap Jadi Pemain Utama Program Makan Siang Gratis Perbesar

Jakarta [DESA MERDEKA] Program makan siang gratis yang digagas pemerintah menjadi angin segar bagi upaya peningkatan gizi anak Indonesia. Di balik program ini, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berpotensi besar menjadi ujung tombak dalam mewujudkan ketahanan pangan di tingkat desa.

BUMDes: Lebih dari Sekadar Usaha Desa

Tatang Nurdian, seorang Tenaga Pendamping di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, berbagi pengalamannya dalam mendampingi BUMDes setempat, dalam program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) melalui program cakap SDGs Desa episode 374. Menurutnya, BUMDes memiliki peran strategis dalam program makan siang gratis karena:

  • Pengalaman dalam Pengadaan Makanan: Melalui program PMT, BUMDes telah mengasah kemampuan dalam pengadaan bahan makanan, pengelolaan keuangan, dan distribusi makanan.
  • Potensi Pertumbuhan Ekonomi Desa: Program ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi BUMDes dan masyarakat desa.
  • Kemitraan dengan Pemerintah: BUMDes dapat menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah untuk mendapatkan dukungan dalam hal permodalan, pelatihan, dan akses pasar.
Tantangan dan Solusi

Meskipun memiliki potensi besar, BUMDes juga menghadapi sejumlah tantangan seperti keterbatasan modal, ketersediaan bahan baku, dan sistem logistik. Untuk mengatasi tantangan ini, BUMDes perlu:

  • Memperkuat Kemitraan: Membangun kerjasama yang kuat dengan pemerintah, kelompok tani, dan lembaga keuangan untuk mendapatkan dukungan dalam bentuk modal, pelatihan, dan akses pasar.
  • Meningkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusia: Melakukan pelatihan bagi pengurus dan karyawan BUMDes agar mampu mengelola program dengan baik dan efisien.
  • Membangun Sistem Logistik yang Efektif: Membangun sistem distribusi yang terintegrasi untuk memastikan makanan sampai ke penerima manfaat tepat waktu dan dalam kondisi baik.
Peluang Besar di Depan Mata

Program makan siang gratis bukan hanya sekadar program sosial, tetapi juga merupakan peluang bisnis yang menjanjikan bagi BUMDes. Dengan pengelolaan yang baik, BUMDes dapat menjadi pilar utama dalam mewujudkan ketahanan pangan di tingkat desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 791 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

LPM dan Ikhtiar Menumbuhkan Partisipasi dari Akar Rumput

18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Jelang Musim Tanam, Warga Kedungwaringin Gelar Hajat Bumi

16 Juli 2026 - 15:18 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako Episode 36: Kolaborasi Seni dan Teknologi

8 Juli 2026 - 13:54 WIB

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

4 Juli 2026 - 13:34 WIB

Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Warga Loleo Berharap Perhatian Bupati Halmahera Selatan

3 Juli 2026 - 10:37 WIB

Bertaruh Nyawa di Tengah Laut: Potret Darurat Kesehatan Warga Desa Loleo dan Polindes yang Sekarat

30 Juni 2026 - 12:30 WIB

Trending di RAGAM